Klaster Corona di Secapa AD Rupanya Terungkap Tanpa Sengaja, Kok Bisa?
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa menjelaskan awal mula ribuan kasus COVID-19 di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD Bandung, Jawa Barat, terungkap.

WowKeren - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa menyebut bahwa klaster corona di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD Bandung, Jawa Barat, terungkap secara tidak sengaja. Klaster yang menghasilkan ribuan kasus positif corona ini bermula dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap dua siswa.

Menurut Andika, keduanya memeriksakan diri ke dokter di klinik setempat. Salah satu siswa disebut mengeluhkan perihal bisul.


"Dua dari rekan sekalian dinyatakan positif COVID, pada saat itu dua di antara rekan sekalian berobat ke RS tanpa sengaja, karena yang dikeluhkan justru bukan soal pernafasan, tetapi kalau enggak salah ada bisul, ada mungkin seperti infeksi ya. Yang satu lagi hnp masalah tulang belakang," ungkap Andika dalam siaran YouTube TNI AD pada Sabtu (11/7). "Tanpa sengaja dinyatakan positif, saat itu juga persis dua minggu lalu komandan Secapa lapor ke saya, langsung saya perintahkan untuk oke siapa pun yang berinteraksi dengan 2 siswa ini untuk rapid test."

Sementara itu, kasus positif COVID-19 di klaster Secapa AD kini dilaporkan telah bertambah 1.280 pasien. Andika pun menyebutkan bahwa seluruh pasien positif di klaster itu dalam kondisi baik-baik saja.

Menurut Andika, pasien yang terjangkit COVID-19 di wilayah itu tak hanya siswa dan anggota AD. "Terhitung ada enam anggota keluarga di antara 289," jelas Andika.

Menyusul munculnya klaster corona ini, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta agar seluruh prajurit TNI menjalani tes swab massal. Pasalnya, saat ini TNI ikut diterjunkan untuk mengendalikan wabah Corona, sehingga setiap personelnya harus dalam kondisi prima.

Sang Menhan disebut sudah mengetahui perihal pengadaan tes PCR di beberapa unit dan kesatuan. Namun harapannya pemeriksaan ini dilakukan secara berkesinambungan kepada setiap prajurit TNI.

Permintaan Prabowo ini juga telah ditanggapi oleh Andika. Menurut Andika, tes swab yang diperintahkan Prabowo tersebut memang memikiki hasil yang lebih akurat dibandingkan rapid test.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts