Baru Dibebaskan dari Penjara, Profesor Pengkritik Presiden Tiongkok Langsung Kehilangan Pekerjaan
Dunia

Sebelumnya, profesor tersebut dijebloskan ke penjara usai mengkritik sikap pemerintah Tiongkok, terutama Presiden Xi Jinping yang menekan kebebasan berpendapat.

WowKeren - Seorang profesor bernama Xu Zhangrun yang baru saja dibebaskan karena mengkritik Presiden Tiongkok Xi Jinping dilaporkan dipecat dari perguruan tinggi tempatnya mengajar, yakni Universitas Tsinghua di Beijing.

Dilansir dari CNN pada Rabu (15/7), kabar pemecatan Xu disampaikan oleh seorang rekannya yang merupakan jurnalis, Gao Yu. Dalam keterangannya, Gao Yu membenarkan Xu sudah dipecat dari kampus tempatnya mengajar. Namun, dia tidak mengetahui kapan keputusan itu dibuat.


Seorang sumber lagi yang enggan identitasnya diungkap membenarkan kabar pemecatan Xu. Dia menyatakan dekat dengan keluarga Xu dan khawatir jika terkuak maka akan diburu pemerintah.

Xu mengajar di kampus Tsinghua yang dikenal sebagai perguruan tinggi swasta yang dengan reputasi bagus. Namun, dia dibebastugaskan pada Maret 2018 setelah essai yang berisi kritik terhadap pemerintahan Xi Jinping, yakni menyoroti konsentrasi kekuasaan dan upaya memberangus pihak-pihak yang menyuarakan kritik.

Pihak Tsinghua sendiri belum memberikan pernyataan apapun terkait informasi pemecatan Xu hingga kini. Akan tetapi, Xu membenarkan kabar pemecatan itu dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Hong Kong, RTHK.

Dalam wawancara dengan RTHK, Xu mengatakan dia dihukum oleh pihak kampus karena melakukan "korupsi moral". Dia menyatakan tidak akan mengajukan banding terhadap keputusan itu.

Sebagai informasi tambahan, Xu sempat dijebloskan ke penjara oleh pemerintah Tiongkok, dan baru dibebaskan pada 12 Juli lalu. Dia dijemput oleh lebih dari 20 orang di rumahnya di Beijing pada 6 Juli lalu.

Aparat penegak hukum menuduh Xu atas dugaan meminta jasa pekerja seks saat tengah berkunjung bersama sejumlah tokoh Tiongkok liberal ke Chengdu pada musim dingin lalu. Namun, sangkaan itu diduga direkayasa.

Sebelumnya, Xu sendiri mengkritik sikap pemerintah Tiongkok yang menekan kebebasan berpendapat dengan landasan ilmiah di lembaga pendidikan. Dalam kritik itu, Xu mempertanyakan kekuasaan Xi Jinping yang nampak absolut dan seperti tidak ada pihak yang bisa mengawasinya. Dia khawatir hal itu akan membuat politik Tiongkok memunculkan diktator.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts