Pertama di Dunia Bayi Terpapar COVID-19 dalam Rahim, Virus Diduga Menular dari Plasenta
Nasional
Pandemi Virus Corona

Kendati ini adalah kasus pertama dimana seorang ibu menularkan virus corona melalui rahim, penelitian sebelumnya menunjukkan jika hal seperti itu memang mungkin terjadi.

WowKeren - Sebuah kasus pertama terkonfirmasi di Prancis, dimana seorang bayi telah terpapar COVID-19 sejak berada dalam kandungan. Hal itu diketahui dari sebuah studi kasus dalam jurnal Nature Communications yang diterbitkan Selasa (14/7).

Dokter menyatakan jika seorang wanita berusia 23 tahun tengah dirawat di rumah sakit Antoine Béclère di Paris. Wanita tersebut mengalami demam dan batuk ketika dia hamil lebih dari 35 minggu.


Wanita tersebut rupanya dinyatakan positif COVID-19 dan melahirkan bayinya melalui operasi sesar. Sayangnya, virus rupanya juga ditemukan pada sang bayi.

Hal itu diketahui dengan temuan dokter, dimana terjadi peradangan pada otak bayi malang yang baru lahir tersebut. Peradangan ini disebabkan oleh virus corona. Sejauh ini, dokter meyakini jika virus corona mampu menginfeksi aliran darah melalui plasenta. Hal itu terbukti dari temuan plasenta yang juga mengalami inflamasi.

"Plasenta menunjukkan tanda-tanda peradangan intervili akut dan kronis yang konsisten," kata penulis studi kasus tersebut seperti dilansir dari USA Today, Rabu (15/7). "Dengan status inflamasi ibu sistemik yang parah yang dipicu oleh infeksi SARS-CoV-2."

Usai dites dan hasilnya positif, bayi tersebut akhirnya pulih dan dipulangkan dari rumah sakit 18 hari kemudian. Bayi malang tersebut langsung dilarikan ke unit perawatan intensif neonatal setelah lahir.

Kendati ini adalah kasus pertama dimana seorang ibu menularkan virus corona melalui rahim, penelitian sebelumnya menunjukkan jika hal seperti itu memang mungkin terjadi. Misalnya pada penelitian di Italia yang dilakukan pada bulan ini.

Sebanyak 31 wanita positif COVID-19 melahirkan bayi pada bulan Maret dan April. Mereka menemukan tanda-tanda virus dalam beberapa sampel darah tali pusat, plasenta dan, dalam satu kasus, ASI.

Sejak pandemi ini terjadi, dokter bertanya-tanya apakah penularan virus corona bisa terjadi dalam rahim. Sebab, virus lain seperti HIV, Zika, dan sejumlah virus lain bisa menginfeksi janin dengan cara yang sama. laporan awal dari Tiongkok pun menyebut jika ada kemungkinan virus corona akan menular dengan cara semacam ini.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts