Trump Klaim Tingkat Kematian COVID-19 di AS adalah yang Terendah di Dunia
Getty Images
Dunia

Menurut reporter Fox News Sunday, data yang ditunjukkan Trump tersebut rupanya merupakan jumlah kematian terkonfirmasi di suatu negara dibagi dengan jumlah kasus yang dicatat.

WowKeren - Presiden AS Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial ketika mengklaim bahwa negaranya memiliki tingkat kematian akibat virus corona (COVID-19) terendah di dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News Sunday pada Minggu (19/7) waktu setempat. "Saya dengar kami memiliki tingkat kematian akibat (COVID-19) paling rendah, mungkin paling rendah di dunia," kata Trump kepada pembawa acara Fox News Sunday, Chris Wallace.

Presiden 74 tahun itu kemudian meminta angka kematian COVID-19 di AS kepada Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, yang tidak ada di depan kamera. "Apakah Anda memiliki (angka) pastinya? Saya dengar kami memiliki tingkat kematian terbaik," ujar Trump, sebagaimana dilansir dari CNN pada Rabu (22/7).

Kemudian McEnany memberikan Trump selembar kertas, yang kemudian ditunjukkan kepada Wallace. "Urutan pertama tingkat kematian terendah," tegas Trump.

Setelahnya, Presiden dari Partai Republik tersebut menyerang Wallace yang menurutnya telah melaporkan berita palsu. "Anda bilang kami (AS) memiliki tingkat kematian terburuk di dunia, kami memiliki (angka kematian) terbaik," tuding Trump.


Namun menurut Wallace, data yang ditunjukkan Trump hanya jumlah kematian terkonfirmasi di suatu negara dibagi dengan jumlah kasus yang dicatat. Ini menjadi masalah, karena sangat bergantung pada seberapa banyak pengujian yang dilakukan di suatu negara.

Sebuah negara yang secara konsisten menguji populasi umum akan memiliki tingkat fatalitas kasus yang sangat rendah. Sementara negara yang hanya menguji orang sakit di rumah sakit akan memiliki fatalitas atau tingkat kematian yang sangat tinggi.

Berdasarkan data, AS merupakan negara dengan salah satu tingkat kematian tertinggi akibat virus corona di dunia. Bahkan AS menjadi negara terburuk dari beberapa negara yang terdampak paling parah seperti Brasil, Meksiko, dan Rusia, sebagaimana data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University.

Amerika Serikat menempati urutan ke-8 dalam total kematian akibat COVID-19 per 100 ribu orang. Posisi AS masih lebih rendah dibandingkan beberapa negara Eropa dan Chili. Namun jumlahnya lebih tinggi dari negara Amerika Selatan dan Asia yang terdampak paling parah.

Dengan kata lain, pernyataan Trump yang mengatakan bahwa AS memiliki angka kematian terendah tidaklah benar.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait