Uji Klinis Sinovac Sudah Kantongi Izin, Pendaftaran Relawan Mulai Dibuka
Nasional
Vaksin COVID-19

Meski pendaftaran telah dibuka, Injeksi pada relawan dijadwalkan akan dilakukan pada pertengahan Agustus mendatang. Dengan batas maksimal 20-25 orang per hari.

WowKeren - Komite Etik Universitas Padjajaran akhirnya menerbitkan izin uji klinis tahap III untuk vaksin Sinovac. Sinovac merupakan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi asal Tiongkok.

Dengan dikeluarkannya izin tersebut maka tim riset uji klinis vaksin COVID-19 Unpad dan Bio Farma mulai membuka pendaftaran relawan. Adapun pendaftaran ini sudah dimulai sejak kemarin, Senin (27/7).


"Iya betul (sudah keluar). (Tindak lanjutnya) membuka pendaftaran untuk relawan," kata Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19, Eddy Fadlyana, dilansir Kumparan, Selasa (28/7). Jumlah relawan yang ditargetkan mendaftar adalah sebanyak 1.620.

Untuk membuka kesempatan lebih banyak kepada relawan, Eddy mengatakan jika pihaknya telah menyebarkan informasi ini melalui selebaran dan brosur. "Di leaflet itu ada kontak WA-nya tinggal kontak aja ke nomor WA-nya," ucap Eddy.

Selanjutnya, injeksi pada relawan dijadwalkan akan dilakukan pada pertengahan Agustus. Dengan batas maksimal 20-25 orang per hari.

Kendati demikian, tidak semua orang bisa mendaftar sebagai relawan. Ada beberapa kriteria tertentu yang harus dipenuhi, seperti yang diungkapkan oleh Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Unpad, Prof Kusnandi Rusmil.

"Calon peserta akan dilakukan tes terhadap apus tenggorokan (swab test) dan rapid test," kata Kusnadi. "Untuk mengetahui apakah ada kemungkinan sedang atau pernah terinfeksi COVID-19."

Selain itu kriteria lainnya adalah calon relawan bukan merupakan ibu hamil atau tidak sedang menyusui. "Peserta tidak mendapat imunisasi apa pun dalam waktu 1 bulan ke belakang atau akan menerima vaksin lain dalam 1 bulan ke depan."

Uji coba vaksin ini rencananya akan dilakukan di enam lokasi. "Enam lokasi itu masih tetap, dan sudah dilakukan persiapan. Tinggal izin keluar kita langsung mulai termasuk perekrutan relawan," kata Kusnadi sebelumnya.

Sementara itu, uji klinis tahap III Sinovac yang dilakukan di RI sempat memunculkan anggapan jika Indonesia tengah dijadikan kelinci percobaan. Namun anggapan ini dengan segera ditepis oleh Vaksinolog dr Dirga Sakti Rambe, MsC, SpPD.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts