KBS Surabaya Dibuka Lagi Dengan Aturan 'Baru', Pengunjung Masih Sepi
Nasional
Efek Corona untuk Pariwisata

Kebun Bintang Surabaya (KBS) kembali dibuka pada Senin (27/7) dengan sejumlah aturan baru sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. Meski begitu, antusiasme warga untuk mengunjungi KBS masih rendah.

WowKeren - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah kembali membuka Kebun Bintang Surabaya (KBS) usai ditutup karena pandemi corona (COVID-19). Meski telah dibuka lagi, minat warga untuk mengunjungi salah satu destinasi wisata di Kota Pahlawan itu masih sangat rendah.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Chairul Anwar mengatakan, pada hari pertama pebukaan antusiasme warga yang berkunjung ke KBS masih sangat rendah. Pada sesi pertama hanya ada belasan pengunjung yang datang.

Chairul beralasan sepinya pengunjung karena pembukaan kembali KBS dilakukan pada hari kerja. "Jumlahnya belasan orang di sesi pertama. Masih landai mungkin karena hari Senin ya. Tetapi mereka (pengunjung) sudah patuh dan tertib,” ujar Chairul.

Menurutnya, dalam satu bulan pertama pembukaan KBS tersebut tak berorientasi pada profit melainkan sosialisasi dan adaptasi kebiasaan baru atau new normal. "Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tata cara berkunjung ke destinasi wisata pada masa pandemi COVID-19. Bagaimana tata tertib dan tata cara berkunjung ke destinasi wisata, utamanya lembaga konservasi pada masa pandemi ini,” katanya.

Chairul juga meminta agar pengunjung yang masuk ke KBS wajib mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker. Jika ada pengunjung yang tak menggunakan masket maka petugas telah menyiapkan masker di pintu masuk. “Itu untuk warga yang tidak membawa masker. Tetapi diharapkan semuanya membawa masker tanpa terkecuali,” katanya.


Seperti yang telah diketahui, KBS telah kembali dibuka pada Senin (27/7) kemarin. Demi mencegah adanya kerumunan pengunjung yang berisiko menimbulkan klaster baru COVID-19, jadwal kunjungan pun dibagi menjadi 2 sesi setiap harinya yaitu pukul 08.30–11.30 WIB dan pukul 13.00-15.00 WIB.

Untuk kapasitas pengunjung pun akan dibatasi, pada Senin-Kamis 1.500 pengunjung. Hari Jumat dibatasi hanya 500 orang saja yang boleh masuk. Sedangkan pada akhir pekan, total kapasitas pengunjung hanya 3.000 orang.

Di sejumlah titik nantinya akan ada petugas yang mencegah adanya penumpukan pengunjung. Mulai dari pintu masuk hingga pintu keluar.

Selain itu, setiap pengunjung wajib membeli dan melakukan pembayaran tiket via online. Saat berada di lokasi, pengunjung hanya tinggal melakukan scan barcode kepada petugas yang berada di depan pintu masuk sebagai bukti sudah melakukan pemesanan dan pembayaran.

Tak hanya itu, di KBS juga tersedia 23 titik hand sanitizer dan wastafel. Adapula petugas yang akan memberi imbauan pada pengunjung agar tidak berfoto secara bergerombol. Petugas dengan megafon tersebut akan menegur para pengunjung agar tidak mengambil foto secara bergerombol.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts