Belasan Ibu Hamil Positif Corona Di Surabaya, Langsung Diisolasi Di Tempat Khusus
Pixabay
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pemerintah Kota Surabaya telah menggelar swab test dan menemukan belasan ibu hamil positif virus corona (COVID-19). Langsung diisolasi di tempat khusus ini.

WowKeren - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menggelar swab test kepada ratusan ibu hamil pada Selasa (21/6) lalu. Hasil tes corona gelombang pertama tersebut akhirnya keluar di pekan ini.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menjelaskan jika swab test gelombang pertama dilakukan terhadap 187 orang ibu hamil. Namun, baru 50 orang yang keluar hasilnya. Dari 50 orang tersebut, sebanyak 11 ibu hamil dinyatakan positif terinfeksi virus corona.


Febri menjelaskan jika belasan ibu hamil yang terpapar COVID-19 langsung diisolasi di blok khusus. Mereka akan menjalani masa karantina di ruangan khusus di Asrama Haji Sukolilo selama 14 hari kedepan.

”Dari 50 orang itu, 11 positif terus dibawa ke Asrama Haji Sukolilo,” ujar Febri di Balai Kota, seperti dilansir dari Suara Surabaya pada Rabu (29/7). “Ditempatkan di blok khusus ibu hamil.”

Lebih lanjut Febri menjelaskan kondisi ibu hamil yang terkena virus corona ini, dimana semuanya tidak menunjukkan gejala (OTG). Oleh sebab itu, mereka hanya akan diminta menjalani isolasi selama dua minggu dan tidak akan di-swab test ulang.

Kondisi ibu hamil ini akan terus dipantau oleh petugas kesehatan selama dua minggu kedepan. Jika kesehatan mereka mulai pulih, maka langsung diperbolehkan pulang dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Febri juga menjelaskan para ibu hamil ini akan mendapatkan pendampingan dokter kandungan dan dokter umum. Selain itu, mereka juga mendapatkan makanan tambahan untuk menjaga gizi bayi dalam kandungan.

”Sebenarnya sesuai aturan Kemenkes RI yang baru, orang tanpa gejala cukup isolasi selama 10 hari. Tapi, Pemkot menerapkan 14 hari sesuai masa inkubasi virus,” jelas Febri. “Mereka mendapat pendampingan dari dokter kandungan. Di Asrama Haji juga ada dokter umum yang memantau kesehatan secara umum.”

Pemkot Surabaya sendiri terus berkomitmen untuk melakukan swab test secara rutin setiap Selasa bagi para ibu hamil dengan usia kandungan mencapai 37 minggu. Hal ini demi menekan penyebaran virus corona, khususnya terhadap orang yang masuk kategori rentan seperti wanita yang hamil.

”Kami terus memberikan pelayanan pada ibu hamil di tengah pandemi ini,” tegas Febri. “Mereka harus mendapatkan prioritas pelayanan.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts