Bikin Takjub, Emak-Emak Ojol di Bekasi Ini Menang Duel Lawan 2 Begal Sampai Rebut Celurit
Nasional

Ibu-ibu mitra ojek online di Kabupaten Bekasi ini harus bertahan hidup dan mati ketika hendak dibegal dua orang. Ia pun memaksa melawan dan ternyata berhasil memukul mundur para begal.

WowKeren - Wabah virus Corona nyatanya tak mengurangi tingkat kejahatan di jalanan, termasuk aksi pembegalan. Tak memandang jenis kelamin, semua orang bisa menjadi sasaran begal, termasuk ibu-ibu yang berprofesi sebagai ojek online.

Kejadian mengerikan ini dialami oleh seorang emak-emak mitra ojol di Perumahan Pondok Ungu Permai, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Minggu (26/7) dini hari. Namun menariknya, emak-emak itu justru berhasil mengalahkan dua pembegalnya, bahkan merebut celurit yang menjadi senjata mereka.

"Jadi itu ada ibu-ibu pengemudi ojek online mendapatkan orderan nasi goreng," kata Sekretaris Lurah Bahagia, Mawardi, Rabu (29/7). "Ketika mengantar pesanan dibegal oleh dua orang membawa satu kendaraan."

Menurut Mawardi, insiden pembegalan ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, tepat di depan apotek RT 6 RW 25 Nomor 32. Aksi percobaan pembegalan ini terekam CCTV milik penduduk setempat.

Kekinian identitas pengemudi ojek online yang berhasil mengalahkan dua pembegal itu sudah dikantongi oleh pihak Polsek Babelan. Pihak kepolisian juga akan mendatangi rumah pengemudi ojek itu agar melaporkan begal yang dialami ke Polsek Babelan.


Dilansir dari Republika berdasarkan rekaman video yang beredar, tampak pelaku berjumlah dua orang. Mereka berusaha merebut harta benda yang dimiliki sang pengemudi ojek hingga korban jatuh bersama sepeda motornya.

Pelaku berusaha mengancam korban dengan mengayun-ayunkan sebilah celurit besar. Namun korban tidak menyerah pada situasi dan melawan balik hingga terjadi duel.

"Ibu-ibu itu mangkal di Marakash, kemudian mendapatkan orderan jam 02.30 WIB," imbuh Mawardi, dilansir pada Kamis (30/7). "Si ibu melawan dan celurit diraih sama ibu itu, dan nyerang balik, begalnya kabur."

Saat ini barang bukti terkait sudah diserahkan kepada Polsek Babelan untuk penyelidikan lebih lanjut. Hanya saja tetap diperlukan laporan dari korban demi memudahkan proses hukum yang berlaku.

Pembegalan sendiri bukan hal yang langka terjadi di jalan-jalan sepi pada malam atau dini hari. Acap kali aksi begal ini berujung maut karena sang penjahat tak segan menggunakan senjata tajam dan melukai korban demi menguasai harta benda yang dimiliki.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts