Ini Kata Jubir COVID-19 Soal RI Tembus 1 Juta Kasus Akhir Desember
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Juru Bicara Penanganan COVID-19, Prof Wiku angkat berbicara mengenai prediksi yang mengatakan kasus virus corona di Indonesia akan tembus 1 juta pada akhir Desember.

WowKeren - Juru Bicara Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito menjelaskan terkait perkembangan kasus virus corona di Indonesia saat menggelar jumpa pers virtual di Graha BNPB. Dalam kesempatan ini, ia menjawab berbagai pertanyaan seputar COVID-19 di Tanah Air.

Salah satu pertanyaan yang dijawab Wiku seputar kapan puncak virus corona di Indonesia akan terjadi. Selain itu, ia juga turut menanggapi terkait prediksi yang menyebutkan jika Indonesia akan mencatatkan 1 juta kasus virus corona di akhir tahun 2020.


Menurut Wiku, penyebaran kasus virus corona di Tanah Air sangat bergantung pada perilaku masyarakat. Menurutnya, jika warga selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, maka puncak pandemi akan segera datang. Sebaliknya jika warga tidak patuh, maka sulit untuk memprediksi akhir dari puncak pandemi.

”Kami perlu jelaskan bahwa jika kita lakukan dengan tepat cara preventif dan promotif dengan protokol kesehatan,” kata Wiku di BNPB seperti dilansir dari Kumparan, Kamis (30/7). “Prediksi angka seperti ini tidak akan tercapai.”

”Maka dari itu yang menentukan jumlah kasus yang ada di Indonesia adalah perilaku menjalankan protokol kesehatan yang harus dilakukan masyarakat Indonesia,” sambungnya. “Mari kita tidak menunggu angkanya meningkat, kita melakukan perubahan perilaku.”

Adapun protokol kesehatan COVID-19 yang wajib dipatuhi masyarakat adalah dengan disiplin memakai masker, selalu menjada jarak, dan menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan. Cara-cara itu dinilai sangat berdampak dalam menekan laju kasus virus corona setiap harinya.

Sementara untuk prediksi Indonesia akan menembus 1 juta kasus pada Desember, Wiku hanya menjelaskan posisi Indonesia saat ini. Saat ini, Indonesia masih berada di peringkat 143 dunia terkait penyebaran virus corona. Peringkat ini didapatkan jika dihitung dari jumlah kasus per 1 juta penduduk.

”Begitu juga dengan kita melihat rasio per 1 juta penduduk, dan inilah yang harus dilihat untuk perkembangan kasus,” jelas Wiku. “Dibanding negara lain di dunia kita menduduki ranking 143 dari 215 negara di dunia.”

”Hal ini tidak membuat kita santai kita harus serius menjaga kasus ini tidak meningkat dan kita bisa mengendalikan,” sambungnya. “Kuncinya menjaga protokol kesehatan dengan disiplin.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts