Satgas COVID-19 Imbau Mudik Idul Adha Ditiadakan, Terutama Untuk 5 Daerah Ini
Getty Images
Nasional
Idul Adha di Tengah Corona

Pemerintah tak melarang masyarakat melakukan mudik Idul Adha kendati pandemi COVID-19 belum terkendali. Namun Satgas COVID-19 sendiri mengimbau supaya masyarakat tidak melakukannya.

WowKeren - Hari Raya Idul Adha akan jatuh pada Jumat (31/7) besok. Kendati berlangsung di tengah pandemi COVID-19, nyatanya pemerintah tak terlalu memberikan restriksi seperti larangan mudik.

Namun belum lama ini Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengimbau agar mudik tidak dilaksanakan. Pasalnya masih banyak zona merah COVID-19 di Indonesia, terutama di 5 provinsi yang menurut Satgas merupakan tujuan aktivitas mudik.

Diketahui saat ini ada 53 zona merah COVID-19 di seluruh Indonesia, dengan 18 diantaranya merupakan tambahan dalam sepekan. Sedangkan kelima daerah yang dimaksud adalah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.

"Ini adalah daerah-daerah yang kebetulan juga daerah tujuan mudik," kata Juru Bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (30/7). "Jadi ini perlu perhatian, dalam rangka ibadah Idul Adha terutama yang akan melakukan mudik mohon agar dipertimbangkan dan dihindari."


Mudik pun diimbau untuk ditiadakan karena tingkat kepositifan COVID-19 di Indonesia masih mencapai 13,3 persen per data Rabu (29/7). Padahal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan standar ideal positivity rate ini hanya di kisaran lima persen.

"Selama tiga minggu terakhir jumlah orang yang diperiksa dan jumlah kasus positif cenderung meningkat. Ini adalah kabar yang kurang baik, di Indonesia 13,3 persen," terang Wiku, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Oleh karenanya, Wiku kembali menyuarakan agar masyarakat aktif mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan di era adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini. Sebab diperlukan sinergitas yang baik antara pemerintah dan masyarakat demi menekan laju penularan COVID-19.

"Apabila tingkat penularannya menurun maka positivity rate juga akan menurun," tegas Wiku. "Mohon ini menjadi perhatian kita semua karena keberhasilan disumbang bukan hanya oleh pemerintah, tapi juga masyarakat."

Terkait dengan mudik Idul Adha ini diprediksi akan sangat ramai, apalagi karena hari rayanya yang jatuh pada Jumat (31/7) dan bersamaan dengan masuknya era akhir pekan yang panjang alias long weekend. Mabes Polri sendiri memprediksi puncak mudik akan jatuh pada Kamis (30/7) hari ini, dengan pergerakan dimulai pada nanti sore.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts