Istri Presiden Brasil Jair Bolsonaro Dikonfirmasi Positif COVID-19
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Ibu Negara Brasil Michele Bolsonaro dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 setelah suaminya, Presiden Jair Bolsonaro, dikonfirmasi telah sembuh pada Sabtu (25/7) lalu.

WowKeren - Istri Presiden Brasil Jair Bolsonaro, Michele Bolsonaro, dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19) pada Kamis (30/7). Kabar ini dibagikan langsung oleh Istana Kepresidenan Brasil.

Michelle saat in dikabarkan dalam kondisi baik dan akan megikuti protokol kesehatan untuk melakukan karantina. "Ibu negara saat ini mendapat perawatan tim medis kepresidenan," tulis pernyataan resmi tersebut seperti dilansir dari CNN.


Michelle terakhir terlihat di hadapan publik pada Rabu (29/7) siang saat mengunjung sebuah acara di ibu kota Brasilia bersama suaminya. Sedangkan Presiden Jair Bolsonaro sendiri baru saja dinyatakan sembuh dari COVID-19 pada Sabtu (25/7) lalu.

Sebelumnya, Michele sempat melakukan tes COVID-19 pada 11 Juli lalu usai Jair Bolsonaro dikonfirmasi terpapar virus tersebut pada 7 Juli. Namun kala itu, hasil tes Michele dinyatakan negatif.

Sementara itu, Presiden Jair Bolsonaro sendiri langsung aktif bekerja kembali setelah dinyatakan sembuh. Beberapa jam setelah hasil tes dinyatakan negatif pada Sabtu, Bolsonaro sempat terlihat mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan masker, dikawal oleh sejumlah ajudannya. Ia bahkan langsung menemui pendukungnya dari pintu masuk Istana Kepresidenan Planalto pada Senin (27/7) pagi waktu setempat.

"Saya kembali bekerja hari ini. (Kami) memiliki banyak masalah untuk diselesaikan yang telah dibuat oleh orang lain. Mereka melakukan PHK di Brasil dan sekarang kami akan bekerja untuk memulihkan kembali," ujar Bolsonaro kepada pendukungnya.

Bolsonaro pertama kali mengumumkan dirinya terinfeksi COVID-19 melalui siaran langsung pada 7 Juli lalu. Kemudian ia melakukan tes yang kedua pada 14 Juli, dan hasilnya masih dinyatakan positif. Lalu di tes yang ketiga pada 21 Juli, ia masih juga belum dinyatakan pulih.

Sebagai informasi tambahan, Bolsonaro menjalani pemeriksaan COVID-19 setelah media setempat melaporkan bahwa sang Presiden mengalami gejala-gejala yang diasosiasikan dengan infeksi corona, seperti demam hingga 38 derajat Celcius.

Pemeriksaan dilakukan setelah sejumlah foto yang dirilis kantor kepresidenan Brasil menunjukkan Bolsonaro menggelar jamuan makan siang bersama dengan duta besar Amerika Serikat dan beberapa menteri tanpa menggunakan masker. Jamuan makan siang itu digelar untuk merayakan hari kemerdekaan AS pada 4 Juli.

Selama ini Bolsonaro sendiri dikenal selalu meremehkan dampak virus corona meski Brasil menjadi negara kedua dengan jumlah kasus infeksi tertinggi di dunia. Di awal penyebaran corona di Brasil, ia menganggap virus COVID-19 sebagai "flu biasa". Bolsonaro bahkan ikut berdemo menentang kebijakan pemerintah negara bagian yang menerapkan penguncian atau karantina wilayah demi menekan angka penularan.

Bukan hanya itu, Bolsonaro juga kerap melanggar pendoman pemakaian masker di ruang publik, termasuk tidak menerapkan jaga jarak sosial seperti berjabat tangan, menggelar pesta, dan lain sebagainya. Padahal hakim sudah memerintahkannya untuk mengenakan masker pada akhir Juni lalu.

Sementara itu, sejak dinyatakan tertular COVID-19, Bolsonaro mengunggah video melalui media sosial yang memperlihatkan dia sedang meminum obat hidroksiklorokuin yang biasa digunakan untuk mengobati malaria. Padahal, para ahli penyakit menular di Brasil sudah melarang para dokter untuk menggunakan obat itu untuk mengobati pasien COVID-19.

Di sisi lain, sejauh ini sekitar lima anggota kabinet Bolsonaro juga dinyatakan terinfeksi COVID-19. Kelima menteri tersebut yakni Menteri Kewarganegaraan Onyx Lorenzoni, dan Menteri Pendidikan Milton Ribeiro, Menteri Pertambangan dan Energi Bento Albuquerque, Menteri Lembaga Pemasyarakatan Augusto Heleno, serta sekretaris komunikasi kepresidenan Fabio Wajngarten.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts