AS Catat Satu Korban Tewas Per Menit Akibat COVID-19
AP
Dunia
Pandemi Virus Corona

Kasus kematian COVID-19 di AS meningkat secara tajam dalam dua bulan belakangan dan naik sebanyak 10 ribu selama 11 hari terakhir. Sejauh ini, Texas mencatat kasus kematian tertinggi di seluruh AS.

WowKeren - Setidaknya satu orang meninggal dunia setiap satu menit akibat infeksi COVID-19 di Amerika Serikat. Data tersebut berdasarkan kasus kematian harian pasien terinfeksi virus corona di AS.

Sejauh ini, tercatat ada sebanyak 1.461 orang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir. Kasus ini adalah kematian harian tertinggi sejak 27 Mei lalu, sehingga jumlah total telah melampaui 150 ribu kematian atau paling banyak di dunia.


Kasus kematian pasien COVID-19 di AS meningkat secara tajam dalam dua bulan belakangan dan telah naik sebanyak 10 ribu selama 11 hari terakhir. Sementara itu, angka kasus infeksi baru per pekan turun mulai belakangan ini sejak penurunan terakhir pada Juni.

Lonjakan kasus positif COVID-19 di Arizona, California, Florida, dan Texas sepanjang bulan ini membuat rumah sakit kewalahan. Pertambahan kasus yang signifikan itu memaksa negara bagian untuk menunda pembukaan kembali aktivitas ekonomi.

Texas mencatat kasus kematian tertinggi di seluruh AS bulan ini dengan angka hampir 4.300 kasus, kemudian disusul Florida dengan 2.900 kasus, dan California yang merupakan negara bagian berpenduduk paling banyak yang melaporkan 2.700 kasus.

Sementara lonjakan kasus kematian per Juli terjadi di tiga negara bagian tersebut, New York dan New Jersey masih menjadi wilayah dengan kasus kematian tertinggi secara akumulatif.

AS sendiri hingga kini masih menjadi negara dengan kasus dan kematian corona tertinggi di dunia. Negeri Paman Sam tercatat memiliki lebih 4,6 juta kasus corona dengan 155,285 kematian.

Tren penularan kasus corona di AS terus meningkat meski Negeri Paman Sam telah memasuki era new normal, di mana pemerintah federal dan negara bagian telah mencabut serangkaian kebijakan pembatasan pergerakan.

Bahkan ahli penyakit menular AS, Anthony Fauci, mengatakan kepada Kongres bahwa penanganan virus corona di Negeri Paman Sam berjalan ke arah yang salah. Fauci bahkan mengatakan bahwa pemerintah belum bisa mengendalikan penularan virus corona di AS.

Bukan hanya itu, Fauci juga memperingatkan bahwa kasus corona baru bisa bertambah dua kali lipat menjadi 100 ribu per hari jika pihak berwenang gagal mengambil langkah yang tepat dan cepat untuk mengendalikan penularan COVID-19.

Sementara itu pandemi virus corona telah menginfeksi lebih dari 17,4 juta jiwa di seluruh dunia. Angka kematian akibat virus ini mencapai lebih dari 676,759, dan pasien sembuh menyentuh angka 10,9 juta jiwa. Saat ini, kasus aktif COVID-19 dilaporkan mencapai 5,859,873 pasien.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts