Kalap Nikmati Hidangan Idul Adha Bikin Darah Tinggi Kambuh? Tenang Aja 7 Tips Ini Bakal Mengatasinya
Health
Idul Adha di Tengah Corona

Daging merah seperti daging sapi dan domba merupakan makanan pantangan yang perlu dihindari oleh penderita hipertensi. Pasalnya, kedua jenis makanan ini mengandung lemak jenuh yang tinggi, yang bisa menjadi penyebab darah tinggi.

WowKeren - Idul Adha 2020 jatuh tepat pada hari ini, Jumat (31/7). Saat merayakan hari besar umat muslim ini, biasanya beberapa masjid membagikan daging qurban ke rumah-rumah warganya dan kaum yang membutuhkan. Namun jangan sampai kalap, karena mengkonsumsi daging berlebihan rupanya memicu berbagai penyakit salah satunya darag tinggi.

Daging merah seperti daging sapi dan domba merupakan makanan pantangan yang perlu dihindari oleh penderita hipertensi. Pasalnya, kedua jenis makanan ini mengandung lemak jenuh yang tinggi, yang bisa menjadi penyebab darah tinggi. Di dalam 100 gram daging sapi mengandung 6 gram lemak jenuh, sedangkan pada daging domba, kandungan lemak jenuhnya paling tinggi, yaitu mencapai 8,83 gram.

Untuk itu kalian wajib membatasi mengkonsumsi daging sapi ataupun domba. Jika memang ingin, kalian masih diperbolehkan mengkonsumsinya namun harus diimbangi dengan beberapa tips. Apa saja? Berikut tim WowKeren rangkum beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk mengatasi hipertensi. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Jalani Pola Makan Sehat


Jalani Pola Makan Sehat

Mengonsumsi makanan sehat merupakan bagian terpenting dalam mengobati darah tinggi. Untuk itu, jika sudah mengkonsumsi daging qurban dalam jumlah yang cukup banyak, mulailah untuk memperbaiki pola makan kalian.

Tinggalkan makanan cepat saji yang banyak mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Beralihlah ke menu makanan yang lebih sehat, seperti buah, sayuran, biji-bijian, unggas, ikan, susu, makanan olahan susu rendah lemak, dan makanan kaya potasium. Hal ini karena potasium dapat membantu mencegah dan mengendalikan tekanan darah tinggi.

2. Batasi Konsumsi Garam


Batasi Konsumsi Garam

Garam yang berlebih merupakan musuh utama para penderita hipertensi. Masakan olahan daging saat Idul Adha biasanya memiliki bumbu yang kuat dan kaya akan garam, untuk itu hindari konsumsi setelahnya. Selain dapat menaikkan tekanan darah, garam juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung atau komplikasi hipertensi lainnya.

Memang tidak semua orang dapat mengalami hipertensi meski mengonsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi. Namun, beberapa lainnya, seperti yang memiliki keturunan hipertensi, obesitas, atau lansia, sensitif terhadap garam sehingga makanan ini bisa menjadi penyebab darah tinggi baginya.

3. Tingkatkan Aktivitas Fisik


Tingkatkan Aktivitas Fisik
https://www.sistersinhealth.com/

Cara yang efektif dan ampuh untuk menurunkan tekanan darah tinggi lainnya, yaitu melakukan aktivitas fisik atau berolahraga. Aktivitas fisik atau olahraga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah arteri tetap elastis, sehingga aliran darah menjadi normal dan tekanan darah menurun.

Oleh karena itu, usai menyantap hidangan Idul Adha, kalian bisa memulai melakukan aktivitas fisik seperti olahraga ringan. Namun ingat, aktivitas fisik dan olahraga untuk hipertensi ini harus dilakukan secara rutin dan teratur agar efektif dalam menurunkan tekanan darah. Bila tidak dilakukan secara rutin dan teratur, tekanan darah kalian dapat meningkat kembali.

4. Hindari Stres


Hindari Stres

Jangan risau jika kalian kalap menyantap hidangan Idul Adha dan hipertensi kambuh. Jangan sampai hal ini menimbulkan stres pada kalian. Pasalnya, Stres yang berkepanjangan atau terlalu sering bisa ikut meningkatkan tekanan darah tubuh.

Oleh karena itu kendalikan stres agar tekanan darah tinggi ikut turun. Kalian bisa mengendalikannya dengan cara melakukan relaksasi, yoga, meditasi, atau kegiatan yang kalian sukai. Selain itu, rajin berolahraga dan menjaga pola tidur sehat juga dapat membantu kalian terhindar dari gejala stres.

5. Hindari Merokok dan Konsumsi Alkohol


Hindari Merokok dan Konsumsi Alkohol
Getty Images

Mengonsumsi alkohol tidak akan memberikan efek positif bagi kesehatan tubuh. Untuk itu, kalian sebaiknya menjauhi atau berhenti mengonsumsi Alkohol. Namun, apabila hal tersebut sulit dilakukan, maka mulailah untuk membatasi penggunaanya. Selain itu kalian juga wajib membatasi merokok.

Kandungan nikotin dalam rokok dapat melukai dinding pembuluh darah dan mempercepat proses pengerasan arteri. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko Anda terkena hipertensi dan penyakit berbahaya lainnya.

6. Terus Pantau Tekanan Darah


Terus Pantau Tekanan Darah

Selain untuk mendiagnosa hipertensi, mengecek tekanan darah secara rutin juga dapat membantu kalian menurunkan tekanan darah loh. Dengan rutin cek tekanan darah, kalian jadi bisa memantau sejauh mana gaya hidup yang telah diterapkan memengaruhi tekanan darah. Bila dirasa belum cukup untuk menurunkan tekanan darah, kalian dapat mengevaluasinya dan menerapkan gaya hidup yang tepat.

Bila perlu konsultasikan dengan dokter apakah gaya hidup yang kalian terapkan sudah tepat dan sesuai dengan kondisi kalian. Selain itu, rutin cek tekanan darah juga dapat membantu memantau perkembangan hipertensi. Bila tekanan darah terus menerus naik, kalian bisa segera ke dokter agar dapat segera mengatasinya dan mencegah komplikasi hipertensi yang tidak diinginkan.

7. Konsumsi Obat Sesuai Aturan Dokter


Konsumsi Obat Sesuai Aturan Dokter
iStock

Untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi, sering kali juga dibutuhkan obat-obatan antihipertensi. Terutama jika cara-cara di atas tidak berhasil menurunkan tekanan darah setelah dilakukan lebih dari 6 bulan. Namun, penggunaan obat ini tidak boleh sembarangan dan harus dengan resep dokter ya.

Dokter akan menyesuaikan jenis dan dosis obat antihipertensi sesuai dengan usia Anda, respon tubuh kalian terhadap obat, dan riwayat penyakit lain yang diderita. Kalian juga perlu untuk selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsi obat-obatan kalian . Jangan pernah berhenti atau mengganti obat darah tinggi tanpa sepengetahuan dokter, meski sudah merasa lebih sehat.

Simak juga yuk beberapa tips mengatasi sembelit yang sering terjadi ketika terlalu banyak mengkonsumsi daging dalam artikel ini. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui tips menyimpan daging yang melimpah agar awet dan tetap berkualitas.

You can share this post!

Related Posts