Ibunda Curiga Editor Metro TV Dibunuh Karena Urusan Asmara, Pengakuan 'Teman Dekat' Jadi Sorotan
Nasional

Kedua orang tua mendiang Yodi Prabowo meyakini kematian putranya itu berkaitan dengan urusan asmara. Namun mereka juga mengakui semua sebatas asumsi dan belum bisa dibuktikan.

WowKeren - Meninggalnya editor Metro TV, Yodi Prabowo, masih menyita perhatian masyarakat. Banyak yang meragukan kesimpulan polisi bahwa mendiang meninggal akibat bunuh diri.

Termasuk diantaranya ibunda Yodi, Turinah, yang mencurigai ada urusan asmara di balik maut yang menjemput sang putra. Sebab Turinah menilai dari kesaksian beberapa orang, termasuk kekasih Yodi, Suci Fitri, tampaknya memang ada urusan asmara yang belum terselesaikan di balik kasus ini.


"Kuat dugaan iya (dibunuh). Dari naluri kami berdua (Turinah dan suami, Suwandi) yang ada di benak kami itu motifnya asmara," ujar Turinah yang diundang oleh Najwa Shihab dalam acara "Mata Najwa", Rabu (29/7).

Namun demikian, Turinah membenarkan bahwa semua masih sebatas asumsi. "Iya (asumsi atau firasat saja), susah nyari buktinya," tegas Turinah, dilansir dari Tribun Bogor, Jumat (31/7).

Urusan pribadi Yodi ini memang sempat menghiasi media-media pemberitaan. Sebab sang kekasih, Suci, sempat menyebut ada orang ketiga dalam hubungan tujuh tahunnya dengan Yodi.

Suci menyebut Yodi tengah dipikat seseorang berinisial L yang disebut-sebut rekan kerjanya. Namun Yodi menolak L dan tetap memilih dengan Suci, bahkan sempat merencanakan pernikahan yang tentunya kandas akibat peristiwa memilukan ini.

Sosok L yang disebutkan ini pun belakangan akhirnya terungkap ke publik. Lusi adalah mantan karyawati Metro TV yang juga teman dekat Yodi.

Kedekatan keduanya, disampaikan oleh polisi, memang sempat membuat hubungan Yodi dengan Suci memburuk. Namun menurut polisi konflik itu sudah terselesaikan dengan baik antara Suci dan Lusi.

Lusi kini sudah keluar dari Metro TV, yang ditegaskan bukan karena konflik tersebut. "Memang sebelumnya sedang ada pengurangan karyawan karena pandemi, kontrak saya memang berakhir di bulan Juli. Dari pihak kantor tidak memperpanjang kontrak karena alasan sedang ada pengurangan karyawan karena pandemi ini," ujar Lusi, Rabu (29/7).

Lusi pun berharap agar kariernya tidak disangkutpautkan dengan kematian Yodi. Ia juga enggan memberi komentar lebih jauh perihal meninggalnya sang teman dekat karena kondisinya sendiri tengah tidak sehat.

"Sebelumnya mohon maaf, saya sedang kurang sehat. Masih butuh istirahat," pungkasnya sebelum berlalu dan tidak memberi komentar lebih lanjut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts