Balada Agama Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo 'Dipertanyakan' Saat Idul Adha
Nasional
Idul Adha di Tengah Corona

Sosiolog Universitas Indonesia, Prof Dr Imam Prasodjo, sempat berbincang dengan Doni mengenai hari libur usai mengikuti rapat membahas struktur organisasi Satgas Penanganan COVID-19 di Gedung BNPB pada Jumat (31/7).

WowKeren - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo kini dipercaya menjadi Ketua Satgas Penanganan COVID-19. Usai diberi amanat untuk menangani pandemi corona, Doni dikabarkan sempat tidur di kantornya selama sekitar tiga bulan.

Sosiolog Universitas Indonesia, Prof Dr Imam Prasodjo, sempat berbincang dengan Doni mengenai hari libur usai mengikuti rapat membahas struktur organisasi Satgas Penanganan COVID-19 di Gedung BNPB pada Jumat (31/7). Doni mengungkapkan bahwa kalender di ruang kerjanya hanya memiliki tanggal hitam, tidak ada tanggal merah. Selain itu, Doni juga sudah bersiap di kantornya setiap Minggu malam dan bekerja mulai Senin subuh lantaran tak ingin terjebak kemacetan.

"Kalau ada bencana pas tanggal merah, kan tidak mungkin libur juga," tutur Doni dilansir Tempo. "Kita sudah bekerja tanpa libur saja, hasilnya belum memuaskan, apalagi jika libur. Kita kerja dan berpikir positif saja, Pak Imam."

Imam lantas menyampaikan pertanyaan titipan dari temannya untuk Doni. Rupanya, agama Doni "dipertanyakan" lantaran ia tetap melaksanakan rapat di Hari Raya Idul Adha pada Jumat (31/7) kemarin.


"Iya iya, saya paham, Pak Doni," kata Imam. "Tapi ada pertanyaan titipan dari teman saya. Agamanya Pak Doni itu apa ya? Ini kan Hari Raya Idul Adha, kok mengundang rapat di kantor?"

Pertanyaan Imam ini tentu saja hanyalah sebuah gurauan. Imam sudah tahu bahwa Doni merupakan seorang Muslim, apalagi Ketua Satgas Penanganan COVID-19 tersebut baru saja melaksanakan salat Idul Adha di lantai 15 Gedung BNPB.

Di Hari Raya Idul Adha tahun ini, Doni rupanya tidur di kantor dan menunaikan salat di kantor juga, kemudian ia melanjutkan rapat. Mendengar pertanyaan tersebut, Doni tak menjawab namun tertawa terbahak-bahak. "Masak ada yang tanya begitu. Hahaha..." ujarnya.

Di sisi lain, Doni sempat menuturkan makna Idul Adha bagi dirinya. Menurut Doni, salah satu pengorbanan yang diminta kepada masyarakat di tengah pandemi corona ini adalah mematuhi protokol kesehatan. "Jadi Idul Adha bagi umat Islam saat ini antara lain adalah keikhlasan, kepatuhan, dan semangat untuk berkurban dalam menjalankan perintah Allah," pungkas Doni.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts