Tolak Keras Pakai Masker, Politisi Pendukung Trump Ini Meninggal Kena Corona
Getty Images/Justin Sullivan
Dunia
Pandemi Virus Corona

Politisi sekaligus mantan kandidat presiden AS ini meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Semakin ironi, ia selalu menolak keras menggunakan masker selama pandemi.

WowKeren - Politisi yang juga mantan kandidat presiden Amerika Serikat (AS), Herman Cain meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona (COVID-19). Kematian Cain sendiri dinilai begitu ironi mengingat dirinya selalu menolak tegas penggunaan masker selama pandemi virus corona.

Cain yang diketahui merupakan pendukung dari Presiden AS Donald Trump ini pertama didiagnosis terinfeksi virus corona pada 29 Juni lalu. Hasil positif COVID-19 Cain muncul sembilan hari setelah dirinya menghadiri rapat umum Trump di Tulsa, Oklahoma.


Dalam pertemuan tersebut, Cain dan banyak orang berkumpul bersama tanpa menggunakan masker wajah. Mereka bahkan tidak memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 selama melakukan pertemuan itu.

Setelah dinyatakan positif corona, Cain terpaksa menghabiskan sebagian besar bulan Juli di rumah sakit daerah Atlanta. Presiden Trump langsung mengungkapkan rasa bela sungkawa setelah mendengar rekannya dalam dunia politik tutup usia akibat COVID-19.

”Herman Cain memiliki karir yang luar biasa dan dipuja oleh semua orang yang pernah bertemu dengannya, terutama saya,” ungkap Trump seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (1/8). “Dia adalah pria yang sangat istimewa, seorang Patriot Amerika, dan teman yang hebat.”

Sebagi informasi, saat ini banyak pendukung Trump di AS yang telah menyatakan menolak anjuran ahli kesehatan untuk memakai masker di tengah pandemi corona. Mereka menilai jika penggunaan masker hanyalah dijadikan sebagai pernyataan politik saja.

Cain merupakan salah satu orang yang menolak keras penggunaan masker di tengah ledakan kasus COVID-19 AS. Hal ini terlihat dalam postingannya yang berisi dukungan untuk tidak menggunakan masker pada acara di Mount Rushmore di South Dakota, pada 4 Juli lalu.

Menurutnya, penggunaan masker dalam acara yang akan dihadiri Trump tersebut tidak perlu dipatuhi. “Penggunaan masker tidak akan wajib untuk acara tersebut, yang akan dihadiri Presiden Trump. Orang-orang yang menciptakan itu,” kata Cain beberapa waktu lalu.

Kematian Cain ini telah membuat pernyataan belasungkawa mengalir dari kalangan konservatif terkemuka. Momen kematian Cain ini juga telah membuat beberapa kaum liberal menggunakan kesempatan untuk mengkampayekan pentingnya pemakaian masker di tengah pandemi.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts