Seluruh Jamaah Haji 'Lolos' Dari Corona, Arab Saudi Bongkar Kunci Pencegahannya
AP
Dunia
Pandemi Virus Corona

Seluruh jemaah haji tahun 2020 dipastikan tidak ada yang terinfeksi virus corona (COVID-19), Pemerintah Arab Saudi langsung membongkar kunci utama pencegahannya.

WowKeren - Pemerintah Arab Saudi memberi laporan terkini seputar ibadah haji 2020 di tengah pandemi virus corona (COVID-19). Seluruh jamaah haji dinyatakan tidak ada yang terinfeksi virus corona.

Dilansir dari Arab News, Arab telah melaporkan ada 1.686 kasus virus corona baru pada Jumat (31/7). Namun dari jumlah tersebut, tidak ada yang terdeteksi di antara jamaah haji.


Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi melaporkan jika seluruh jamaah haji saat ini dinyatakan dalam kondisi sehat. Laporan ini diungkapkan langsung oleh Asisten Menteri Kesehatan dan juru bicara resmi Kemenkes Arab Saudi, Dr. Muhammad Al-Abdali.

Dilansir dari Saudi Press Agency, Juru bicara keamanan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Letnan Kolonel Talal Al-Shalhoub kemudian membongkar penyebab tidak adanya jamaah yang tertular virus corona. Menurutnya, hal ini dikarenakan seluruh jamaah telah mengikuti ibadah haji dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan baik.

Selain itu, Kemenkes Arab Saudi bahkan telah menyiapkan sekitar 8 ribu tenaga kesehatan dan staf untuk melayani jamaah haji. Mereka ditugaskan untuk memeriksa dan mengecek setiap jamaah yang melakukan ibadah haji demi mengantisipasi penularan virus corona.

Kemenkes juga telah menyiagakan enam rumah sakit dan 51 klinik kesehatan. Tak sampai disitu, sekitar 200 ambulans juga telah disiapkan untuk membantu kinerja perawatan kesehatan dalam melayani jamaah haji di Mekah dan tempat suci lainnya.

Kepala Staf Perencanaan dan Strategi Penasihat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Omar Al-Maddah turut mengungkapkan situasi di Hari Raya Idul Adha. Ia mengatakan bahwa para peziarah tinggal di Muzdalifah sampai pagi Hari Raya Idul Adha. Mereka tiba pada malam Idul Adha, yakni pukul 19.30 waktu setempat.

”Jamaah haji pergi dari Muzdalifah pada pukul 05.00 pagi ke Jembatan Jamarat di Mina untuk melemparkan jumrah dengan mengikuti protokol kesehatan,” jelas Omar Al-Maddah. “Setelah itu, mereka mulai tiba di Mekah untuk melakukan tawaf pada pukul 07.00 hingga selesai pada pukul 09.30 waktu setempat.”

Hingga saat ini, Arab Saudi telah melaporkan total 275.905 kasus virus corona. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.866 orang dilaporkan meninggal dunia dan 235.658 pasien dinyatakan sembuh dari COVID-19.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts