Rapat Darurat, WHO Beri Peringatan Risiko Durasi Pandemi Virus Corona Yang Bisa 'Awet'
EP/EFE/Valentin Flauraud
Dunia
Pandemi Virus Corona

Organisasi Kesehatan Dunia menggelar rapat darurat pada Jumat (31/7). WHO memperingatkan dunia akan durasi pandemi virus corona yang berpotensi menjadi ‘awet’.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) yang mengguncang dunia hingga saat ini masih belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir. Organisasi Kesehatan Dunia lantas menggelar rapat komite darurat pada Jumat (31/7) waktu setempat.

Dalam rapat ini, WHO memberikan peringatan kepada dunia akan potensi pandemi virus corona yang dapat berlangsung lama. WHO juga turut melakukan evaluasi pandemi COVID-19 selama enam bulan terakhir dan menyatakan adanya risiko krisis.


Dilansir dari AFP pada Minggu (2/8), WHO dalam rapat komite ini turut menyoroti durasi panjang pandemi virus corona yang harus siap-siap diantisipasi. “WHO terus menilai tingkat risiko global COVID-19 menjadi sangat tinggi,” ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, WHO juga turut memperingatkan risiko negara-negara mengalami kelelahan dalam menangani pandemi. Terlebih, pandemi telah menciptakan tekanan sosial-ekonomi di negara-negara.

Rapat darurat ini sendiri telah digelar untuk keempat kalinya sejak WHO mengeluarkan deklarasi darurat kesehatan masyarakat internasional (PHEIC) pada tanggal 30 Januari lalu. Deklarasi itu sendiri merupakan tingkat alarm tertinggi WHO.

Rapat darurat ini diikuti oleh 17 anggota dan 12 penasihat. Mereka semua dalam kesempatan ini masih setuju jika pandemi virus corona masih merupakan PHEIC.

Anggota komite dalam rapat ini mendesak WHO untuk memberikan panduan pragmatis tentang manajemen COVID-19. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kelelahan dalam merespons virus corona dalam konteks tekanan sosial-ekonomi.

Selain itu, komite juga mendesak WHO untuk terus mendukung negara-negara dalam mempersiapkan peluncuran terapi pengobatan maupun vaksin yang telah terbukti ampuh menangani COVID-19. WHO juga diminta untuk mempercepat penelitian terkait virus corona.

Sebelumnya, Tedros juga telah menyatakan agar dunia terus fokus dalam menghadapi pandemi virus corona. Ia mengingatkan jika pandemi corona merupakan kejadian langka yang dampaknya bisa terasa selama puluhan tahun ke depan.

"Pandemi ini adalah krisis kesehatan sekali dalam seratus tahun," kata Tedros saat membuka pertemuan komite darurat pada Jumat (31/7), seperti dilansir dari Reuters. "Efeknya akan terasa selama beberapa dekade."

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts