Viral Video Aksi Satu Keluarga Lesehan 'Piknik' di Bahu Jalan Tol Cipali
Instagram/lambe_turah
Nasional

Selain rombongan keluarga tersebut, aksi 'piknik' di bahu jalan tol Cipali juga bisa membahayakan pengendara mobil lain. Seperti apa video viral 'piknik' itu?

WowKeren - Aksi mendebarkan baru-baru ini terjadi di jalan tol Cipali, Jawa Barat. Bagaimana tidak, dalam video yang beredar viral di media sosial tampak satu keluarga sedang duduk lesehan di bahu jalan tol. Aksi ini tentu membahayakan bagi keluarga itu atau pengendara lainnya.

Dalam video tersebut, beberapa alat masak berisi makanan tergeletak di atas jalanan tol. Beberapa keluarga pun asyik mengunyah makanan. Melihat aksi keluarga itu, polisi Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jabar langsung membubarkannya.

Petugas PJR mengimbau agar keluarga tersebut kembali ke kendaraannya dan segera melanjutkan perjalanan. "Sok (ayo) bu, diangkat bu ya, makannya di rest area atau tempat yang aman," kata salah satu petugas. Salah satu anggota keluarga pun sempat bertanya mengapa mereka dilarang makan di tepi jalan tol tersebut.

"Bukan enggak boleh makannya, tapi tempatnya yang dilarang," lanjut petugas. "Ini sangat rawan Cipali tuh ya."


Video tersebut sempat diunggah ulang oleh akun gosip @lambe_turah. Tak ayal netter langsung memberikan beragam komentar. Tidak sedikit yang khawatir dengan keluarga itu.

"Ganggu aja pak polisi,orang lagi asik2 makan malah di usir🤣🤣🤣," gurau pemilik akun @ari***rn_. "Picnic menuju akhirat 🤣," sahut akun @furqa***ma. "Lu bayangin lagi makan enak2 trs ada mobil ngebut trs oleng ke mereka. Duhhh," balas akun @jik***697.

"Terlalu lama lockdown sampai lupa caranya piknik😂😂😂," timpal akun @meilawa****ail. "Duuuuuh.... khawatir bgt gw, gmn coba klo ada apa2 sm mereka," tambah netter lainnya.

Sementara itu, Panit PJR Tol Cipali Iptu Karyana membenarkan kejadian tersebut. Kejadian itu terjadi pada Jumat (31/7) lalu. Dari informasi yang diterima, rombongan keluarga itu akan mudik dari Jakarta menuju Cirebon.

"Iya benar, kejadian itu terjadi, Jumat (31/7) lalu," kata Karyana dilansir detik.com. "Kejadiannya di KM 108 A sekitar pukul 14.30 WIB."

Pembubaran oleh petugas PJR pun sengaja dilakukan lantaran bisa membahayakan. "Kami imbau pengguna jalan tersebut untuk kembali melanjutkan perjalanan," tandas Karyana.

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts