Indonesia Diprediksi Akan Resesi Tapi Tak Separah AS hingga Singapura
Nasional
Potensi Resesi Imbas COVID-19

Ekonom CORE Indonesia, Piter Abdullah, menyebut Indonesia kemungkinan akan mengalami resesi lantaran kontraksi ekonomi pada kuartal II 2020 diperkirakan akan berlanjut di kuartal berikutnya.

WowKeren - Indonesia diprediksi juga akan mengalami kontraksi perekonomian seperti yang telah dialami sejumlah negara lain akibat pandemi COVID- 19. Namun demikian, resesi ekonomi Indonesia juga diprediksi tidak akan separah yang dialami Amerika Serikat (AS), Jepang, hingga Singapura.

Menurut ekonom CORE Indonesia, Piter Abdullah, resesi di berbagai negara hanya tinggal menunggu waktu karena kondisi yang telah menurun sejak awal tahun. "Memang negara-negara tertentu yang sangat bergantung kepada ekspor akan terseret lebih dalam karena selain terjadi wabah di domestik, ekspornya juga turun karena penurunan ekonomi global," tutur Piter dilansir Medcom.id pada Selasa (4/8).

Lebih lanjut, Piter menyebut Indonesia kemungkinan akan mengalami resesi lantaran kontraksi ekonomi pada kuartal II 2020 diperkirakan akan berlanjut di kuartal berikutnya. Namun, resesi dalam negeri diperkirakan tidak akan sedalam negara-negara maju lantaran Indonesia bergantung pada konsumsi domestik.

"Kontraksi ekonomi yang kita alami diyakini tidak akan sedalam negara-negara maju," ungkap Piter. "Sekali lagi, karakteristik negara kita yang lebih bergantung kepada konsumsi ketimbang ekspor menyebabkan kontraksi ekonomi menjadi lebih mild karena konsumsi. Walaupun mengalami kontraksi tidak akan sampai terlalu dalam."


Lebih lanjut, Piter juga menjelaskan bahwa resesi di negara maju tidak akan memperparah perlambatan ekonomi Indonesia. Resesi negara maju disebutnya hanya akan berdampak pada kinerja ekspor.

"Dampak resesi di berbagai negara termasuk AS sudah kita rasakan dimana ekspor kita sudah menurun. Tidak akan berdampak lebih besar lagi," jelas Piter. "Perekonomian kita sudah terkontraksi, khususnya oleh karena wabah yang menyebabkan konsumsi dan investasi kita menurun."

Sebelumnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno telah mengatakan jika Indonesia sudah pasti akan masuk dalam jurang resesi. Sandiaga bahkan membeberkan jika kabar negatif mengenai pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam dua kuartal akan diumumkan pada 5 Agustus 2020 mendatang.

Oleh sebab itu, Sandiaga meminta seluruh pihak untuk membantu memberikan sosialisasi dan memberikan edukasi UMKM di setiap daerah. Hal ini dilakukan agar masyarakat Indonesia dapat siap dalam menghadapi resesi yang akan segera diumumkan dalam dua hari terakhir.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts