'Mulan' Dipastikan Tayang Terbatas di Negara-Negara Tertentu pada September, Indonesia Termasuk?
Waltt Disney Pictures
Film

Disney memutuskan untuk merilis film live action ini dalam format digital dan hanya tayang di saluran streaming Disney+ yang cuma tersedia di sejumlah negara.

WowKeren - Setelah berbagai ketidakpastian akibat adanya pandemi COVID-19, proyek live-action "Mulan" akhirnya dikonfirmasi siap tayang pada 4 September mendatang. Akan tetapi, Disney memutuskan untuk merilis film yang dibintangi oleh Liu Yifei ini dalam format digital dan hanya tayang di saluran streaming Disney+.

Bukan hanya itu, Disney juga mengumumkan bahwa "Mulan" hanya akan tersedia di negara-negara tertentu. Hal ini diungkapkan secara langsung oleh CEO Disney, Bob Chapek.

Dilansir dari Variety pada Rabu (5/8), "Mulan" akan berbeda dari konten film lain di Disney+. Nantinya, live-action "Mulan" ini akan disewakan dengan harga USD 29,99 atau setara Rp436 ribu.

Penyewaan live-action "Mulan" ini pun hanya berlaku pada negara pasar terbesar Disney+, di antaranya Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan sejumlah wilayah di kawasan Eropa Barat.


Sedangkan untuk negara yang tidak terjangkau Disney+, Disney berencana merilis Mulan di bioskop. Namun sampai saat ini, Disney belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait waktu perilisan.

"Setelah beberapa bulan, jelas terlihat tidak ada yang bisa dipastikan mengenai perilisan di tengah krisis kesehatan global," demikian ujar pihak Disney. "Saat ini benar-benar menunda rencana perilisan untuk Mulan adalah cara kami supaya film ini nantinya bisa dinikmati penonton seluruh dunia."

Penundaan hingga waktu yang belum ditentukan ini menjadi kali keempat bagi "Mulan" dalam beberapa bulan terakhir. Awalnya, film ini dijadwalkan tayang serentak pada 27 Maret. Namun, rencana tersebut ditunda menjadi 24 Juli. Kemudian kondisi yang tak membaik dan membuat Disney harus kembali menunda perilisan hingga 21 Agustus.

Terlepas dari hal tersebut, film "Mulan" versi live-action ini sebisa mungkin akan mengadaptasi kisah aslinya tentang legenda Hua Mulan. Cerita ini berawal ketika Kaisar Tiongkok mengeluarkan dekrit bahwa seorang lelaki di tiap keluarga harus bertugas di Angkatan Darat Kekaisaran untuk mempertahankan negara dari penjajah Utara.

"Mulan" juga dipastikan menjadi film live-action pertama Disney yang mendapat rating PG-13. Keputusan Disney ini bisa dibilang tepat. Pasalnya, "Mulan" menceritakan peperangan epik yang tentunya menampilkan banyak konten kekerasan dan penggunaan senjata tajam. Bahkan bisa jadi, nantinya film ini juga akan menampilkan adegan berdarah.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts