Ilmuwan Sangsi Vaksin COVID-19 'Aman' Untuk Orang Obesitas
Dunia
Vaksin COVID-19

Sejumlah ilmuwan menilai jika vaksin COVID-19 yang ditemukan nantinya akan kurang efektif untuk melindungi orang-orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Kenapa?

WowKeren - Ilmuwan di dunia saat ini tengah berlomba-lomba untuk segera menyelesaikan vaksin virus corona (COVID-19). Namun, beberapa ilmuwan justru menduga jika vaksin yang ditemukan nantinya kurang efektif untuk melindungi orang-orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

Hal ini merujuk pada vaksin lainnya yang berasal dari tahun 1985, seperti flu, hepatitis A dan hepatitis B, yang tidak memberikan kekebalan pada orang dewasa yang mengalami obesitas. "Akankah kami memiliki vaksin virus Corona tahun depan yang efektif untuk orang yang mengalami obesitas? Tidak mungkin," kata Raz Shaikh, seorang profesor di departemen nutrisi di Universitas Carolina Utara dilansir Fox News, Jumat (7/8).

Konon, mereka yang mengalami obesitas sangat dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi namun belum ada vaksin yang ampuh untuk mereka. "Vaksin influenza memang masih bekerja pada pasien obesitas, tetapi nyatanya tidak terlalu baik," ujar Direktur Riset Diabetes Universitas Alabama, Amerika Serikat, Dr Timothy Garvey.


Di Amerika Serikat, ada lebih dari 40 persen orang dewasa yang mengalami obesitas. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pun telah memperingatkan bahwa kondisi mereka bisa meningkatkan risiko jika terinfeksi virus Corona.

Menurut Dr Larry Corey yang mengawasi uji coba fase II oleh National Institute of Health uji klinisi untuk virus corona saat ini tidak memiliki pengecualian dalam hal berat badan.

Perlu diketahui, obesitas telah menjadi salah satu faktor risiko yang signifikan dalam penyebab kematian penyakit kanker dan kardiovaskuler. Ahli imunologi menemukan ternyata obesitas juga memiliki dampak yang negatif terhadap respon kekebalan tubuh.

Selain itu, obesitas juga disebut salah satu penyebab risiko keparahan atau bahkan kematian pada pasien COVID-19 menurut Public Health England. Risiko-risko tersebut meningkat seiring dengan semakin besarnya kelebihan berat badan yang dimiliki pasien.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts