Polisi Dukung Ratusan Warga Israel yang Gelar Aksi Demo Tuntut Netanyahu Lengser
Getty Images
Dunia

Para demonstran disebutkan telah melakukan aksi protes selama berminggu-minggu di Balfour Street dan Tel Aviv. Mereka menuntut Netanyahu untuk mundur karena dakwaan atas tuduhan korupsi.

WowKeren - Aksi protes terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berlangsung di Yerusalem pada Kamis (6/8) waktu setempat. Ratusan demonstran berkumpul di luar kediaman Netanyahu di Balfour Street. Aksi ini didukung oleh pihak kepolisian Israel.

Dilansir dari Rapublika, dalam aksi tersebut para demonstran menyerukan Netanyahu untuk mengundurkan diri. Demonstrasi kali ini berlangsung dalam skala kecil dari sebelumnya. Aksi unjuk rasa juga dilaporkan berlangsung dengan tenang dan tanpa bentrokan.

Media setempat melaporkan bahwa protes juga telah terjadi di Tel Aviv, tepatnya di luar kediaman Menteri Keamanan Publik Amir Ohana, dan di jembatan jalan raya di seluruh negeri. Namun aksi protes itu berlangsung dalam skala kecil. Protes skala besar diperkirakan berlangsung pada Sabtu (8/8) malam esok.


Para demonstran disebutkan telah melakukan aksi protes selama berminggu-minggu di Balfour Street dan Tel Aviv. Mereka menuntut Netanyahu untuk mundur karena dakwaan atas tuduhan korupsi. Selain itu, mereka juga memprotes kebijakan ekonomi pemerintah selama pandemi virus corona (COVID-19).

Polisi Israel dikabarkan meminta kepada Pengadilan Tinggi untuk menolak petisi yang menentang demonstrasi oleh puluhan penduduk di Yerusalem, Rehavia, dan Talbieh. Memihak para demonstran, polisi mengatakan kepada pengadilan bahwa setiap upaya untuk membatasi aksi unjuk rasa akan mengganggu kebebasan untuk berbicara.

Polisi mengatakan mereka tidak akan membatasi jumlah peserta atau memindahkan protes ke tempat lain. Pasukan juga menolak seruan untuk membatasi aksi unjuk rasa karena kekhawatiran kesehatan di tengah pandemi virus corona.

Netanyahu dan para pendukungnya sendiri mengutuk keras aksi demonstrasi ini. Ia dan para pendukungnya bahkan menyebut para demonstran dengan bertingkah anarkis. Netanyahu diadili atas serangkaian kasus dugaan korupsi. Dia diduga menerima hadiah mewah sebagai suap dari sejumlah miliarder.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts