4 Dari 65 Guru SMP di Surabaya Dinyatakan Positif COVID-19 Usai Jalani Tes Swab
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dari 65 guru SMP di Surabaya yang sebelumnya dinyatakan reaktif saat menjalani rapid test pada Senin (3/8) lalu, terdapat 4 orang yang dinyatakan positif COVID-19.

WowKeren - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menggelar rapid test dan swab test massal yang disasarkan untuk 748 guru SMP pada Senin (3/8) lalu. Dari tes tersebut diketahui sebanyak 65 guru dinyatakan reaktif.

Sekedar informasi, tes cepat massal tersebut digelar di GOR Pancasila Jalan Padmosusastro Nomor 12 Kelurahan Darmo Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Dari ratusan guru yang mengikuti tes tersebut 652 orang dengan KTP Surabaya dan 96 orang KTP luar Surabaya.

Dari ke-65 guru SMP di Surabaya yang reaktif tersebut terdapat 4 orang yang dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes swab. Hasil ini dibenarkan oleh Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara.

"Iya (ada empat guru SMP terkonfirmasi positif COVID-19), dari yang reaktif kemarin," kata Febri dilansir detikcom, Sabtu (8/8). Saat ini, guru yang dinyatakan positif COVID-19 tersebut telah dibawa ke Hotel Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.


Mereka akan menjalani isolasi sampai hasilnya dinyatakan negatif. "Iya, dibawa ke Asrama Haji (untuk isolasi)," imbuhnya.

Perlu diketahui, rapid test terhadap tenaga pengajar ini terus dilakukan demi memastikan keamanan dalam melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka. Kepala BPN Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan jika rapid test tersebut tak hanya ditujukkan untuk guru SMP saja.

"Memang Ibu Wali Kota ingin memastikan tenaga pengajar (sehat). Bukan hanya tenaga pengajar SMP saja," ujarnya. "Nantinya SD (sekolah dasar) juga. Tapi yang pertama SMP dulu, negeri dan swasta."

Sementara itu, Pemkot Surabaya telah berencana untuk kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka di tengah pandemi virus corona. Realiasi rencana ini dilakukan secara bertahap, dimana saat ini Pemkot sedang melakukan simulasi pilot project di sejumlah sekolah Surabaya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts