AS Anjurkan Warganya Tak Pergi ke Indonesia Karena COVID-19 Hingga Terorisme
Dunia
Efek Corona untuk Pariwisata

Dalam situs www.travel.state.gov tampak bahwa pemerintah Amerika Serikat telah mengeluarkan anjuran larangan pergi ke Indonesia pada 6 Agustus 2020.

WowKeren - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah menetapkan travel advisory level 4 kepada Indonesia. Ini berarti, warga AS dianjurkan untuk tidak bepergian ke Indonesia.

"Pada 7 Agustus 2020, Kemlu AS memperbarui panduan travel advisory global. Indonesia tetap di level 4: Jangan Pergi ke Sana," demikian keterangan Kedutaan Besar AS di Indonesia, dilansir situs resmi mereka pada Sabtu (8/8). "Silakan kunjungi www.travel.state.gov untuk keterangan lebih lanjut."

Sementara itu, situs www.travel.state.gov menunjukkan bahwa pemerintah AS telah mengeluarkan anjuran larangan pergi ke Indonesia pada 6 Agustus 2020. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga disebut telah mengeluarkan Pemberitahuan Kesehatan Perjalanan level 3 untuk Indonesia karena COVID-19.

"Jangan bepergian ke Indonesia karena COVID-19, terorisme, dan bencana alam," tulis keterangan pemerintah AS. "Indonesia telah mencabut imbauan untuk tinggal di rumah, dan melanjutkan beberapa opsi transportasi dan operasi bisnis."


Secara khusus, pemerintah AS juga meminta warganya untuk kembali mempertimbangkan perjalanan mereka ke Sulawesi Tengah dan Papua karena kerusuhan sipil. "Di Sulawesi Tengah dan Papua, demonstrasi dan konflik yang disertai kekerasan dapat mengakibatkan cedera atau kematian bagi warga AS. Hindari demonstrasi dan keramaian," jelasnya.

Selain pandemi COVID-19, serangan teroris juga menjadi alasan pemerintah AS mengimbau warganya untuk tak bepergian ke Indonesia. Bencana alam seperti gempa bumi juga menjadi bahan pertimbangan pemerintah AS dalam mengeluarkan travel advisory ini.

"Teroris terus merencanakan kemungkinan serangan di Indonesia. Teroris dapat menyerang dengan sedikit atau tanpa peringatan, menargetkan kantor polisi, tempat ibadah, hotel, bar, klub malam, pasar/pusat perbelanjaan, dan restoran," lanjut keterangan pemerintah AS. "Bencana alam seperti gempa bumi, tsunami atau letusan gunung berapi dapat mengakibatkan gangguan pada transportasi, infrastruktur, sanitasi, dan ketersediaan layanan kesehatan."

Apabila warganya hendak ke Indonesia, maka pemerintah AS meminta mereka untuk mematuhi aturan yang berlaku. Selain itu, warga AS juga diminta untuk memantau perkembangan media lokal Indonesia, dan mewaspadai keamanan pribadi.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts