Cardi B Blak-Blakan Pilih Joe Biden, Klaim Akan Alami Gangguan Mental Jika Trump Menang Lagi
Selebriti

Selama ini, Cardi B merupakan musisi yang melek politik. Pada Januari lalu ia mengaku khawatir melihat langkah yang diambil Trump bisa membahayakan negaranya sendiri.

WowKeren - Cardi B menjadi salah satu selebriti yang dengan gamblang menunjukkan pilihannya jelang pilpres AS 2020. Pelantun "I Like It" tersebut secara terbuka mengaku ingin memilih calon dari Partai Demokrat, Joe Biden, dibanding petahana Donald Trump.

Belum lama ini, Cardi terang-terangan mengungkapkan alasan mendukung Joe Biden dalam pemilihan presiden mendatang. Pernyataan itu disampaikan oleh istri Offset ini dalam wawancara dalam acara Sway milik SiriusXM.

Rapper papan atas tersebut menjelaskan bahwa dalam pemilihan presiden 2020 hanya bisa memilih Biden atau Donald Trump. Kemudian ia merasa lebih baik memilih Biden dan mengaku sudah bertemu dengan mantan wapres era Barack Obama tersebut.

"Aku rasa dia (Joe Biden) mengerti (apa yang kami inginkan). Aku tidak tahu apakah itu hanya simpati, tapi aku rasa dia mengerti apa yang kami inginkan," kata Cardi B dalam wawancara tersebut.

"Aku rasa dia mengerti bahwa yang kami inginkan adalah hal-hal sederhana. Kami tidak meminta banyak, hanya meminta hal-hal tertentu," lanjut rapper "Bartier Cardi" tersebut.

Saat bertemu dengan Joe Biden, rapper kelahiran New York ini mengatakan bahwa ia lelah dengan janji palsu. Ia lelah dengan kebanyakan orang yang pura-pura peduli padahal tidak. Cardi berharap Biden adalah orang yang benar-benar peduli.


Selain itu ia juga mengaku siap melihat perubahan yang dilakukan Biden bila menjadi presiden Amerika Serikat. Bahkan menurutnya, ia akan mengalami gangguan mental jika misalnya Trump kembali terpilih menjadi Presiden periode mendatang.

"Aku rasa bila Trump menang lagi, aku akan benar-benar mengalami gangguan mental. Jujur, aku akan sedih dan menangis. Aku rasa semua orang akan begitu. Kami lelah," kata Cardi B.

Selama ini, Cardi B merupakan musisi yang melek politik dan cukup vokal menyuarakan pandangan politik. Pada Januari lalu ia mengaku khawatir melihat langkah yang diambil Trump bisa membahayakan negaranya sendiri.

Kala itu, Cardi B mengicaukan bahwa tindakan Trump yang berakhir dengan terbunuhnya petinggi militer Iran merupakan hal terbodoh yang pernah dilakukan sang Presiden. Ia juga dirinya akan mengajukan permohonan pindah kewarganegaraan, dari Amerika Serikat ke Nigeria.

Selain itu, Cardi B juga sempat melontarkan pernyataan ingin menjadi politikus. Pernyataan itu direspons Politikus Partai Demokrat Amerika Serikat, Bernie Sanders, yang mendukung keinginan Cardi B.

"Cardi B sangat peduli dengan apa yang terjadi di negara ini. Dia tahu bagaimana rasanya hidup dalam kemiskinan dan perjuangan, dan akan baik baginya untuk membawa pengalaman itu ke politik," ujar Sanders, sebagaimana dilansir dari CNN pada Senin (10/8).

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts