Begini Persiapan Unpad Jelang Uji Klinis Fase III Vaksin Corona Sinovac dari Tiongkok
AFP/Andrew Caballero-Reynolds
Nasional
Vaksin COVID-19

RSP Unpad di Kota Bandung, Jawa Barat akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan uji klinis fase III vaksin COVID-19 buatan Sinovac, Tiongkok. Menkes Terawan pun meninjau langsung persiapannya.

WowKeren - Uji coba fase III vaksin COVID-19 buatan Sinovac, Tiongkok akan dimulai pada Selasa (11/8) besok. Digelar di 6 lokasi berbeda, salah satunya adalah Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjajaran (Unpad) di Jalan Eyckman, Kota Bandung yang sudah mulai melakukan persiapan jelang pelaksanaan uji coba.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun meninjau langsung lokasi untuk memastikan persiapan di sana. Lantas seperti apakah persiapan yang sudah dilakukan Unpad jelang uji coba besok?

Dekan Fakultas Kedokteran Unpad, Setiawan, memastikan bahwa ruang uji vaksin di lantai dua gedung RSP tersebut telah disterilisasi. "Ruang sudah disterilisasi sesuai dengan ketentuan," terang Setiawan, Senin (10/8).

Selain itu, Unpad juga sudah memastikan kondisi kesehatan para tenaga yang akan diterjunkan maupun subjek uji klinisnya. Menurut Setiawan, mereka telah mengikuti tes PCR yang sesuai ketentuan akan diambil sendiri oleh yang bersangkutan.


"Catatannya, uji klinis ini sebetulnya relatif aman karena seluruh petugas dan subyek dites dulu. Jadi semuanya negatif," jelas Setiawan, dilansir dari CNN Indonesia. "Jadi kondisi ruangan untuk uji klinis jauh lebih aman dibandingkan kondisi seperti biasa. Karena sudah ada penapisan lebih awal."

Menkes Terawan sendiri ingin memastikan agar proses perdana penyuntikan vaksin ke sejumlah relawan bisa berjalan dengan baik. Apalagi sedianya Presiden Joko Widodo juga akan hadir meninjau langsung besok, sehingga harus ada protokol kesehatan yang jauh lebih ketat.

"Yang terpenting, proses uji vaksin perdana besok harus sesuai protokol kesehatan. Mengingat besok akan ada presiden yang langsung meninjau," ungkap Terawan lewat rilis pers resmi Unpad.

Di sisi lain, Kepala Riset dan Pengembangan Vaksin PT Bio Farma, dr Neni Nurainy, membeberkan adanya "fase keempat" uji klinis yang mesti dilalui vaksin buatan Sinovac ini sebelum bisa diproduksi. Fase keempat yang dimaksud adalah mengawasi efek samping dari vaksin yang sudah disuntikkan kepada relawan.

"Uji klinis fase ketiga, yang totalnya sampai 1.620 (relawan) akan diteruskan, lanjut," jelas Neni dalam webinar yang diselenggarakan Society of Indonesian Science Journalist, Sabtu (8/8). "Dan akan dilanjutkan dengan fase keempat, di mana semua efek samping dari vaksin ini tetap dilaporkan."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts