Sri Mulyani Ungkap Nasib Pegawai Swasta Bergaji di Bawah Rp 5 Juta yang Tak Dapat BLT Pemerintah
Instagram/smindrawati
Nasional
Pro-Kontra Bansos Pekerja Swasta

Pegawai swasta bergaji di bawah Rp 5 juta per bulan yang dapat menerima bantuan langsung tunai (BLT) pemerintah ini adalah 15,7 juta orang yang kini aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

WowKeren - Belasan juta pegawai swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan akan mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu di masa pandemi corona. Adapun bantuan langsung tunai (BLT) tersebut akan diberikan selama empat bulan, sehingga totalnya mencapai Rp 2,4 juta.

Pegawai swasta yang dapat menerima BLT pemerintah ini adalah 15,7 juta orang kini aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Lantas, bagaimana nasib pegawai swasta bergaji di bawah Rp 5 juta per bulan yang tak masuk dalam daftar penerima bantuan ini?

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurut Sri Mulyani, pegawai bergaji Rp 5 juta yang tak masuk dalam daftar penerima bantuan produktif diharapkan sudah tercover dalam program perlindungan sosial yang lebih dulu dilaksanakan pemerintah.

"Bagaimana yang di luar (BPJS Ketenagakerjaan), ini menjadi tantangan," tutur Sri Mulyani di Jakarta pada Senin (10/8). "Kita berharap yang sekarang sudah diberikan melalui bansos yaitu PKH, sembako, non PKH sembako, dana desa itu semua sudah mencover. Karena jumlah benefit-nya sama, Rp 600 ribu kali 4."


Sri Mulyani menjelaskan bahwa pemerintah berharap para pegawai yang tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sudah masuk dalam DTKS yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Dengan demikian, mereka dapat menerima bansos pemerintah dalam bentuk lain.

"Jadi pemerintah mencoba cover melalui berbagai program yang sudah established seperti PKH, sembako, plus 9 juta non PKH non sembako, plus BLT Desa, jumlahnya tadi 10 juta, 20 juta plus 9 juta, plus 11 juta di desa itu sudah tercover, dan plus 5,6 juta untuk Kartu Pra Kerja," ungkap Sri Mulyani. "Totalnya sudah meliputi seluruh masyarakat hingga mendekati 60-70 juta kelompok penerimanya, kalau ditambah 13 juta kita berharap semua sudah tercover secara menyeluruh dari berbagai programnya."

Sementara itu, Sri Mulyani mengaku sudah mendapat sekitar 208 ribu rekening yang terverifikasi untuk program BLT bagi pegawai swasta bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani lantas meminta eluruh pekerja informal dan dunia usaha untuk mendaftarkan diri maupun para tenaga kerjanya kepada BPJS Ketenagakerjaan sesuai amanat UU yang berlaku.

"Perusahaannya tidak selalu sektor formal pun bisa mendaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Ini yang perlu terus kita edukasi ke masyarakat, dunia usaha bahwa mereka mendaftarkan tenaga kerjanya adalah positif," pungkas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut. "Sehingga bagi kita untuk bisa membantu mereka yang di bawah 5 juta paling tidak kita sudah mendapat nama, alamat, bahkan sekarang kita minta nomor account mereka untuk bisa dieksekusi bantuan pemerintah."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts