Tingkat Kematian Corona RI Lampaui Dunia, Ini Provinsi Yang ‘Selamat’
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyatakan jika angka kematian akibat virus corona di Indonesia telah melampaui rata-rata dunia. Ini data dan penjelasannya.

WowKeren - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan data perkembangan kasus virus corona di Indonesia. Dari hasil analisis mingguan hingga 9 Agustus lalu, angka kematian akibat COVID-19 di Tanah Air telah melampaui rata-rata dunia.

Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito menjelaskan jika angka kesembuhan di Indonesia masih sama dengan rata-rata kesembuhan global. Namun untuk angka kematian, Indonesia mencatatkan persentase yang lebih tinggi.

”Kesembuhan 64,7 persen sama dengan dunia,” ujar Wiku di Kantor Presiden seperti dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (11/8). “Sedangkan angka kematian lebih tinggi yakni 4,5 persen, dan dunia 3,64 persen.”

Walau begitu, Wiku memberikan kabar yang cukup positif dimana angka kematian yang melebihi rata-rata dunia berada di 12 provinsi. Sedangkan 22 provinsi lainnya tercatat lebih rendah dari angka kematian global yang sebesar 3,64 persen.

Wiku menyebut jika 22 provinsi tersebut telah mengukir prestasi dan meminta setiap pemimpin daerah untuk mempertahankannya dengan terus menekan angka kematian. “Ini adalah prestasi agar tetap dipertahankan terus dan di jaga agar Indonesia bisa menekan angka kematian di bawah rata-rata global,” kata Wiku.

Berikut merupakan 22 provinsi di Tanah Air dengan angka kematian yang lebih rendah dari rata-rata global:

1. DKI Jakarta: 3,56 persen.

2. Sulawesi Selatan: 3,18 persen

3. Jawa Barat: 3 persen

4. Bali: 1,28 persen

5. Papua: 1,06 persen

6. Kalimantan Timur: 2,84 persen

7. Maluku Utara: 3,3 persen

8. Gorontalo: 2,54 persen


9. Maluku: 1,8 persen

10. Sumatera Barat: 2,8 persen

11. DIY: 2,85 persen

12. Riau: 1,8 persen

13. Aceh: 2,8 persen

14. Papua Barat: 1 persen

15. Kalimantan Barat: 0,96 persen

16. Kalimantan Utara: 0,67 persen

17. Sulawesi Barat: 1,8 persen

18. Sulawesi Tengah: 3,24 persen

19. Jambi: 1,9 persen

20. Banka Belitung: 0,9 persen

21. NTT: 0,65 persen

22. Sulawesi Tenggara: 1,37 persen

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts