Presiden Filipina Duterte Siap Jadi 'Kelinci Percobaan' Vaksin Corona Buatan Rusia
AFP/Noel Celis
Dunia
Vaksin COVID-19

Diketahui, Rusia telah menawarkan untuk memasok atau ikut memproduksi vaksin corona di Filipina. Pihak Filipina sendiri mengaku telah siap bekerjasama dengan Moskow.

WowKeren - Rusia telah sukses menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin COVID-19. Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku sudah mengetahui bahwa kandidat vaksin itu bekerja cukup efektif dan membentuk kekebalan yang stabil.

Kemajuan Rusia dalam proses pengembangan vaksin corona ini lantas mendapat apresiasi dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Bahkan, Duterte bersedia untuk menjadi relawan dalam uji coba vaksin corona asal Rusia tersebut.

Diketahui, Rusia telah menawarkan untuk memasok atau ikut memproduksi vaksin corona di Filipina. Pihak Filipina sendiri mengaku telah siap bekerja dengan pihak Moskow dalam melakukan uji coba, urusan pasokan, dan juga produksi vaksin corona. Adapun Filipina kini telah memiliki angka kasus COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara, yang naik 2.987 kasus pada Selasa (11/8) menjadi 139.538 pasien.

"Saya akan memberitahu Presiden Putin bahwa saya memiliki kepercayaan besar pada studi Anda dalam memerangi COVID," tutur Duterte dilansir Reuters pada Rabu (12/8). "Dan saya percaya bahwa vaksin yang Anda hasilkan sangat baik untuk kemanusiaan."


Untuk menghilangkan ketakutan publik, Duterte menawarkan diri untuk menjadi kelinci percobaan vaksin corona Rusia ini. "Saya bisa menjadi orang pertama yang dapat mereka coba," ujar Duterte.

Di sisi lain, vaksin corona yang dikembangkan oleh Rusia ini rupanya juga telah diuji coba ke salah satu putri Presiden Putin sendiri. Putin mengklaim bahwa vaksinasi pertama membuat suhu tubuh putrinya mencapai 38 derajat Celcius, kemudian turun menjadi 37 derajat Celcius di hari berikutnya.

Setelah vaksinasi kedua, suhu tubuh putri Putin kembali naik sedikit, namun semuanya kembali normal. Bahkan putri Putin merasa antibodinya meningkat.

Putin juga telah memastikan vaksin tersebut telah menjalani serangkaian pengujian yang tepat dan aman. "Saya ingin menegaskan bahwa ini telah lulus semua tes yang diperlukan. Yang paling penting adalah memastikan keamanan penuh penggunaan vaksin dan efektivitasnya," tegasnya,

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts