Aurel Hermansyah Difitnah Punya Video Mesum, Ini Kata Anang Soal Penghina Sang Putri
Instagram
Selebriti

Beberapa waktu lalu, Aurel Hermansyah menerima hinaan dari pelaku yang menyamar menjadi bocah SD. Lantas bagaimana tanggapan Anang Hermansyah atas hal tersebut?

WowKeren - Aurel Hermansyah sempat menerima komentar jahat dari seorang hater melalui media sosial. Putri sulung Anang Hermansyah tersebut dituding ganjen terhadap Atta Halilintar sehingga diminta untuk menjauhinya.

Selain itu, hater tersebut juga mengaku memiliki video mesum Aurel dengan pria lain. Tak tinggal diam, Ashanty langsung mencari tahu sosok penghina putri sambungnya. Rupanya pelaku masih belum terungkap karena bersembunyi di balik identitas anak di bawah umur.

Menanggapi hal tersebut, Anang membenarkan bahwa banyak haters yang bersembunyi di balik akun palsu. Kendati begitu, mantan suami Krisdayanti tersebut menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk melacak pelaku.


"Kita tidak bisa memastikan bahwa akun itu adalah akun yang tepat, akun yang benar atau itu fake account. Aku enggak bisa berbicara banyak tentang hal itu karena memang datanya, sangat masih tidak bisa dinyatakan itu benar," ujar Anang di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (12/8). "Karena yang bisa menyatakan itu benar nanti kalau memang institusi pemerintah yang memiliki alat yang lebih kuat dari manapun. Bahwa memang yang paling hebat adalah institusi pemerintah dalam mendeteksi permasalahan ini dengan baik."

Lebih lanjut, Anang mengaku tak bisa begitu saja menghakimi pelaku karena bukanlah wewenangnya. Pelantun "Jodohnku" tersebut menilai kasus yang menimpa Aurel juga dialami oleh banyak orang lain di luar sana.

"Saya bilang tidak ada judgement yang pantas, tidak ada yang kayak men-judgement itu. Aku sih enggak mau menanggapi hal itu, karena memang bukan di situ permasalahannya. Jadi judgement itu tidak layak dilakukan hari ini karena yang layak itu mungkin nanti badan cyber," tutur Anang. "Enggak yakin lah kalau dibilang ini hanya masalah Aurel. Tidak, ini masalah kita bersama, bahwa hal ini tidak boleh terjadi, meluas di negara kita yang memang 270 juta jiwa penduduk ini."

Hal ini membuat Anang berharap masyarakat semakin sadar untuk menggunakan media sosial dengan bijak. "Membutuhkan sarana komunikasi sosial media untuk digunakan secara baik. Makanya yang terjadi kemarin buat aku sih, mudah-mudahan ke depan ini menjadi concern bersama," pungkas Anang.

(wk/evaa)

You can share this post!

Related Posts