Kemenkeu Ungkap 86 Persen Pegawai Kerja Efektif Saat WFH, Bisa Jadi Solusi Jangka Panjang?
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan sebagian besar pegawainya dapat bekerja secara efektif saat WFH. Lantas, apakah ini akan jadi solusi jangka panjang?

WowKeren - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan jika para pegawainya sangat nyaman dengan kerja dari rumah (work from home/WFH) selama pandemi virus corona. Bahkan, sebagian besar dari mereka dapat bekerja secara maksimal dan efektif saat WFH.

Hal tersebut diketahui dari hasil survei yang telah dilakukan Kemenkeu baru-baru ini terhadap pegawainya mengenai WFH. Hasilnya, sebanyak 86 persen pegawai Kemenkeu mengaku merasa nyaman dengan pekerjaan yang dilakukan secara daring (online).

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menjelaskan jika sistem WFH yang diterapkan pihaknya justru tidak menunjukkan penurunan kinerja pegawai. Mereka tetap bisa menyelesaikan tugas dengan baik meskipun kadang harus memakan waktu lebih lama.

Bahkan, Suahasil mengklaim hingga 90 persen pegawai merasa bisa menuntaskan pekerjaan dari rumah. ”Sekitar 86 pegawai merasa pekerjaan yang mereka lakukan secara online dengan work from home itu tetap efektif,” ujar Suahasil di Jakarta seperti dilansir dari Inews, Rabu (12/8).”


Dengan begitu, maka sistem WFH di lingkungan Kemenkeu sama sekali tidak menjadi masalah bagi pegawainya. Mengetahui fakta tersebut, Suahasil mengaku pihaknya mempertimbangkan WFH dalam jangka waktu yang lebih lama, khususnya selama pandemi.

Pasalnya, kerja dari rumah secara daring justru telah menghemat banyak anggaran negara. Bagaimana tidak, pandemi membuat sudah tidak ada pegawai yang perlu melakukan perjalanan dinas ataupun melakukan pertemuan di hotel-hotel yang selama ini kerap menguras anggaran.

Suahasil bahkan mengatakan anggaran yang biasa dipakai pegawainya untuk melakukan berbagai pertemuan dapat dialihkan ke penanganan virus corona. “Sehingga, semestinya hal itu (anggaran) dapat dialokasikan untuk penanganan COVID-19 di Indonesia,” jelas Suahasil.

Walau begitu, Kemenkeu mengaku tetap menyisihkan anggaran khusus yang akan digunakan untuk mendukung WFH para pegawainya. Diantaranya untuk menyediakan perangkat ataupun akses internet demi kelancaran pekerjaan.

”Memang perlu juga melakukan sejumlah belanja, untuk efektifitas kerja daring ini agar tetap produktif,” papar Suahasil. “Seperti misalnya pulsa dan perangkat yang memadai untuk mendukung WFH tersebut.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts