Fahri Hamzah Sebut Jokowi 'Kempes', PPP Nilai Wajar Karena Alasan Ini
Instagram/fahrihamzah/jokowi
Nasional

Wasekjen PPP Achmad Baidowi menilai jika kondisi fisik Presiden Joko Widodo tak lepas dari kondisi pandemi saat ini yang membuatnya harus mencurahkan pikiran.

WowKeren - Usai mendapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo, politikus Fahri Hamzah kembali melontarkan pernyataan yang sukses menjadi pembicaraan. Kali ini ia menyoroti kondisi fisik Kepala Negara.

Ia menyebut jika berat badan Jokowi semakin 'kempes'. Terkait hal ini, salah satu politikus dari partai koalisi pemerintah, PPP, ikut menanggapi. Wasekjen PPP Achmad Baidowi menilai jika pernyataan semacam itu wajar.

Menurutnya, kondisi Jokowi yang menurun berat badannya berkaitan dengan apa yang terjadi saat ini, dimana Indonesia tengah menghadapi masalah pelik untuk melawan virus corona. Masalah ini, dikatakannya telah menguras pikiran Jokowi hingga berdampak pada kondisi fisik sang Kepala Negara.

"Bencana non alam ini tidak hanya mengguncang sektor kesehatan masyarakat, tapi juga menyasar ekonomi yang menjadi melambat," kata Baidowi, Kamis (13/8). "Tentu Pak Jokowi juga begitu, pikirannya terus terkonsentrasi bagaimana penanganan COVID lancar sehingga ekonomi terselamatkan."


Adapun persoalan yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah penyerapan anggaran penanganan COVID-19 yang masih belum maksimal. "Sehingga menambah beban pikiran Pak Jokowi, karena itu bisa berpengaruh pada fisik. Mudah-mudahan Presiden kuat dan diberi kesehatan," kata Awiek.

Sebelumnya, Fahri mengaku dicurhati Jokowi soal berat badannya. "'Mas Fahri, berat badan saya itu nggak pernah turun lebih dari 2 kilo, sekilo naik, sekilo naik. Sekarang 3 kilo nggak naik-naik. Kemarin saya lihat dia di Jawa Barat, ya Allah, tambah kempes kawan ini," kata Fahri dilansir Detik, Kamis (13/8).

Terkait pernyataan Fahri ini, PKS juga sempat memberikan tanggapan. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut pernyataan Fahri yang menyoroti berat badan presiden merupakan pembahasan yang tidak penting sama sekali.

Menurut Mardani, hal tersebut seharusnya sama sekali tidak perlu dibahas. Lebih baik jika pernyataan di ruang publik diisi dengan berbagi diskusi yang lebih bermutu. "Berat badan siapapun, apalagi Presiden, tidak penting dibahas," kata Mardani masih dilansir Detik.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts