Semarak 17 Agustus, Satgas COVID-19 Contohkan Lomba yang Bisa Dilakukan Kala Pandemi
Pixabay
Nasional
HUT RI ke-75

Salah satunya, masyarakat juga bisa mengadakan lomba yel-yel dengan menggunakan bahasa daerah. Namun tentu saja dalam pelaksanaannya tetap memakai masker.

WowKeren - Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia sudah di depan mata. Di tahun-tahun sebelumnya, hari bersejarah ini selalu dimeriahkan dengan kegiatan lomba-lomba untuk membangkitkan semangat perjuangan 1945.

Namun rupanya, kondisi di tengah pandemi tak memungkinkan untuk menggelar lomba-lomba seperti biasa. Pasalnya, ada sejumlah protokol kesehatan yang harus diterapkan termasuk menghindari kerumunan, yang mana aktivitas ini sangat lazim ditemukan dalam lomba-lomba.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan jika perayaan 17 Agustus bisa tetap digelar namun dengan memperhatikan protokol kesehatan. Begitu juga dengan lomba. Ia pun memberikan gambaran lomba yang bisa tetap dilakukan untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan RI di tengah pandemi.

"Dengan semangat juang yang tinggi mari kita jaga kedisiplinan, mari kita rayakan 75 tahun merdeka ini dengan kreatifitas," kata Wiku, Kamis (13/8). "Seperti lomba senam berjarak, untuk betul-betul kita bisa melatih jaga jarak dan ini khususnya senam yang menyehatkan untuk bapak ibu di Indonesia."


Selain itu, masyarakat juga bisa mengadakan lomba yel-yel menggunakan bahasa daerah. Namun tentu saja dalam pelaksanaannya tetap memakai masker. "Yang kedua contoh lain lomba yel-yel menggunakan bahasa daerah untuk pakai masker menggunakan kearifan lokal dengan bahasa daerah khususnya ini untuk anak-anak muda," ujar Wiku.

Lomba lainnya adalah mencuci tangan. Lomba cuci tangan diharapkan bisa memberikan contoh yang baik untuk membiasakan anak-anak bangsa untuk menjaga diri mereka tetap bersih.

"Dan juga lomba cuci tangan dan membiasakan anak-anak kita semua di Indonesia tetap sehat," ujar Wiku menambahkan. "Dalam rangka kita ingin melindungi aset bangsa yaitu anak-anak Indonesia."

Sementara itu, Istana akan tetap menggelar upacara HUT RI ke-75 di tengah pandemi. Berbeda dari biasanya, upacara ini akan digelar dengan jumlah peserta yang terbatas. Secara keseluruhan hanya ada 6 pejabat yang menghadiri upacara secara fisik termasuk Presiden Joko Widodo.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts