Kasus Corona Di Yogyakarta Hampir Seribu, Jumlah OTG Mengejutkan
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Penyebaran virus corona (COVID-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) nyaris menyentuh 1.000 kasus. Terungkap, data orang tanpa gejala (OTG) cukup mengejutkan.

WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mulai mengalami peningkatan. Setelah sebelumnya sempat bebas penambahan kasus, kini total kasus positif virus corona di Yogyakarta berjumlah 911 orang.

Juru bicara Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih mengungkapkan jika 70 persen diantaranya bahkan merupakan orang tanpa gejala (OTG). Dari 911 pasien, 627 diantaranya tidak menunjukkan gejala virus corona. “Dari total 911 kasus positif ini kira-kira 70 persen di antaranya adalah OTG,” ujar Berty seperti dilansir dari IDNTimes, Kamis (13/8).

Pada Kamis (13/8), dilaporkan telah terjadi penambahan 11 pasien virus corona. Tambahan kasus tersebut paling banyak tercatat di domisili pasien yang berada di Kabupaten Sleman sebesar 7 pasien. Sedangkan 2 kasus lainnya berasal dari Kota Yogyakarta, satu kasus asal Bantul dan satu kasus asal Kulon Progo.

Adapun rincian kasus baru itu berasal dari penyaringan karyawan kesehatan berjumlah empat kasus, dua kasus hasil pelacakan kontak dan dua kasus perjalanan luar daerah. Lalu ada satu kasus penyaringan pasien pra operasi dan dua kasus lainnya masih dalam penelusuran.


Nama kasus tersebut adalah kasus 906 (perempuan berusia 58 tahun asal Sleman), kasus 907 (perempuan berusia 20 tahun asal Kota Yogyakarta), dan kasus 908 (perempuan berusia 66 tahun asal Kota Yogyakarta). Lalu ada kasus 909 (laki-laki berusia 31 tahun asal Sleman), dan kasus 910 (laki-laki berusia 30 tahun asal Sleman).

Selanjutnya kasus 911 (laki-laki berusia 30 tahun asal Sleman), kasus 912 (laki-laki berusia 42 tahun asal Sleman), dan kasus 913 (laki-laki berusia 35 tahun asal Sleman). Kasus 914 (laki-laki berusia 28 tahun asal Bantul) dan kasus 915 asal Kulon Progo masih dalam penelusuran Kasus 916 (laki laki berusia 29 tahun asal Sleman).

Sementara itu, angka kesembuhan di DIY tercatat mencapai 646 orang. Pada Kamis (13/8), angka kesembuhan bertambah menjadi 13 orang. “Laporan jumlah kasus sembuh sebanyak 13 kasus sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 646 kasus,” kata Berty.

Tambahan 13 pasien sembuh itu paling banyak berasal dari Sleman, yakni sebanyak 8 kasus. Kemudian satu kasus masing-masing dari Kulon Progo dan Gunungkidul. Terakhir, empat kasus pasien sembuh berasal dari Bantul.

Berty menjelaskan berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, total suspek COVID-19 hingga Jumat (14/8) berjumlah 11.041 orang di DIY. Dari jumlah tersebut, 911 orang terkonfirmasi positif, di mana 646 orang diantaranya sembuh dan 26 orang meninggal.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts