Luhut Puji Indonesia Mulai Bisa Kendalikan COVID-19 Dalam Waktu Singkat
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menurut Luhut, pemerintah Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan stimulus ekonomi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

WowKeren - Pemerintah Indonesia dinilai sudah dapat mengendalikan pandemi virus corona (COVID-19) setelah tiga bulan mengalami tekanan yang besar. Penilaian ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Indonesia ini negara besar, dalam COVID-19 kita alami banyak hambatan," ungkap Luhut dalam webinar pada Rabu (19/8). "Saya sampaikan dalam kurun waktu singkat, setelah tiga bulan alami tekanan besar, sekarang mulai kelihatan kita bisa kendalikan COVID-19."

Meski demikian, Luhut mengingatkan bahwa Indonesia masih perlu terus berhati-hati dalam menangani pandemi corona. Luhut pun berharap agar vaksin COVID-19 bisa cepat lolos uji coba dan dapat digunakan pada awal tahun depan.

"Walaupun kita saat ini masih sangat hati-hati dalam penanganan ini," kata Luhut. "Kita berharap juga vaksin COVID-19 bisa segara ditemukan dan digunakan awal tahun depan."


Menurut Luhut, pemerintah Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan stimulus ekonomi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain itu, Luhut juga menyatakan bahwa saat ini pencairan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) masih terus berjalan.

"Stimulus ekonomi maupun APBN juga sudah berjalan searah, pencairannya juga sudah berjalan dengan benar. Saya lihat Indonesia makin bagus," pungkas Luhut. "Tinggal kerja sama bangkit dari tekanan COVID-19 yang ganggu ekonomi kita dan global."

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menyatakan jika pemerintah terus fokus melakukan berbagai cara untuk menekan laju penyebaran virus corona, khususnya di Pulau Jawa. Menurut Doni, Pulau Jawa menjadi prioritas lantaran sebagian besar kasus COVID-19 di Indonesia berasal dari sana.

Doni menyatakan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia dapat berkurang hingga 74 persen jika penyebaran virus di Pulau Jawa selesai. Ia juga menyampaikan jika Presiden Joko Widodo telah berpesan pada Satgas COVID-19 untuk fokus menangani pandemi di wilayah-wilayah yang paling berisiko tinggi penularannya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts