Dipanggil Habib, Kartika Putri Ungkap Sang Suami Masih Keturunan Rasulullah
Instagram/kartikaputriworld
Selebriti

Kartika Putri memiliki seorang suami yang bergelar Habib. Ternyata gelar Habib milik suami Kartika Putri tersebut mengacu pada status keturunan dari Rasulullah.

WowKeren - Kartika Putri adalah salah satu selebriti Tanah Air yang memutuskan untuk hirah dan menikahi seorang pemuka agama bernama Habib Usman. Gelar Habib yang disandang suami Kartika Putri itu ternyata tidak sembarangan asalnya. Gelar Habib tersebut ternyata hanya bisa didapat oleh orang yang memiliki riwayat keturunan dari Rasulullah, Nabi Muhammad.

Hal itu terungkap saat Kartika dan Habib Usamn menjadi bintang tamu di channel YouTube milik pasangan Rizky Kinos-Nycta Gina. Dalam kesempatan itu, Gina bertanya soal bagaimana cara suami Kartika Putri bisa mendapat gelar Habib. "Habib Usman, Habib Usman sekolahnya dimana biar bisa jadi habib ya," tanya Gina dalam video yang diunggah pada Senin (7/9).

"Habib itu nggak sekolah, Habib itu Dzuriyah Rasul. Dzuriyahnya Rasul, jadi keturunannya Rasul. Nah Habib, biar dia (Gina) ngerti Habib jelasin tingkatan Habib sampai ke Rasulullah," jawab Kartika Putri.


Habib Usman pun mulai menjelaskan riwayat keturunan hinnga akhirnya bisa sampai ke Nabi Muhammad. Tapi karena terlalu panjang, Habib Usman menawarkan untuk memberikan catatannya saja. Habib Usman juga kembali memberikan gambaran luas mengenai silsilah keturunan tersebut.

"Jadi Habib Usman bin Ubailah, bin Hasan, bin Usman, bin Abdullah, nanti lanjutannya lihat di bawah sini nih," jelas Habib Usman. "Maksudnya kita kasih template nyasoalnya panjang banget. Jadi sebenernya uyut ketemu uyut ketemu uyutnya lagi ketemu, ketemu uyutnya lagi ketemu uyutnya lagi sampai ke Rasulullah," lanjut Kartika Putri

Habib Usman pun menambahkan bahwa silsialh tersebut sudah ditulis dalam sebuah maktab. Habib Usman juga menyebut bahwa orang-orang yang mengaku habib tanpa landasan yang benar itu haram hukumnya.

"Dan itu tercatat di maktab Rabithoh Al-awiyin, di buku besarnya. Dan nggak bisa sembarangan orang ngaku-ngaku Syeikh atau Habib, banyak yang ngaku-ngaku. Dan di situ yang ngaku-ngaku itu haram hukumnya. Berarti dia tidak mengakui bapaknya atau kakeknya," pungkas Habib Usman.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts