Oscar Umumkan Standar Baru untuk Kategori Best Picture, Seperti Apa?
Shutterstock
Film

Sebagai inisiatif keberagaman yang menjadi fokus utama ajang Oscar, pihak The Academy mengumumkan standar representasi dan inklusi baru yang memenuhi syarat dalam kategori film terbaik.

WowKeren - Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) selaku pihak penyelenggara Academy Awards alias Oscar telah menetapkan standar baru untuk kategori Best Picture atau Film Terbaik. Pada Selasa (8/9), sebagai inisiatif keberagaman menjadi fokus utama ajang Oscar, AMPAS mengumumkan standar representasi dan inklusi baru yang memenuhi syarat dalam kategori film terbaik.

Dilansir dari Variety pada Kamis (10/9), untuk ajang Oscar ke-94 dan ke-95 yang dijadwalkan pada 2022 dan 2023, sebuah film diharuskan mengirimkan formulir Standar Inklusi Akademi untuk dipertimbangkan mendapatkan peluang berlaga di kategori Best Picture.

Kemudian mulai tahun 2024 atau gelaran ajang Oscar ke-96, film yang dikirimkan untuk berlaga di film terbaik harus memenuhi ambang batas inklusi dengan memenuhi dua dari empat standar ada.

Sedangkan semua kategori lainnya akan mempertahankan persyaratan kelayakan yang telah ada. Sementara untuk kategori seperti film animasi, dokumenter, dan internasional, yang dikirimkan untuk pertimbangan film terbaik, akan dibahas secara terpisah.

"Celah harus diperluas untuk mencerminkan populasi global kita yang beragam baik dalam pembuatan film maupun dalam audiens yang terhubung dengan mereka. Academy berkomitmen untuk memainkan peran penting dalam membantu mewujudkannya," demikian keterangan Presiden Academy David Rubin dan CEO Academy Dawn Hudson.

Berikut adalah standar baru yang diterapkan oleh pihak AMPAS untuk kategori Best Picture:

Standar A: Representasi di Layar, Tema, dan Natasi.

A1. Aktor Utama dan Pendukung Signifikan

Setidaknya salah satu aktor utama atau aktor pendukung signifikan berasal dari kelompok ras atau etnis yang kurang terwakili, seperti Asia; kulit hitam atau Afrika-Amerika; pribumi atau penduduk asli Amerika/Alaska; Timur Tengah atau Afrika Utara; penduduk asli Hawaii atau kepulauan Pasifik lainnya; ras atau etnis lain yang kurang terwakili.

A2. Deretan Pemain Umum

Sebesar 30 persen dari semua aktor dalam peran sekunder dan lebih kecil setidaknya dari dua kelompok yang kurang terwakili berikut: perempuan; kelompok ras atau etnis; LGBT; disabilitas kognitif atau fisik seperti tuli atau kesulitan mendengar.

A3. Alur Cerita Utama

Alur cerita utama, tema, atau narasi film berpusat pada kelompok yang kurang terwakili, seperti: perempuan; kelompok ras atau etnis; LGBT; disabilitas kognitif atau fisik seperti tuli atau kesulitan mendengar.

Standar B: Tim Produksi Kreatif

B2. Peran Kunci

Setidaknya dua dari posisi seperti Sutradara, Editor, Sutradara Casting, Sinematografer, Komposer, Desainer Kostum, Penata Rambut, Penata Rias, Produser, Desainer Produksi, Dekorator Set, Suara, Supervisor VFX, Penulis - berasal dari grup yang kurang terwakili, seperti: perempuan; kelompok ras atau etnis; LGBT; disabilitas kognitif atau fisik seperti tuli atau kesulitan mendengar.


Selain itu, satu dari posisi tersebut harus berasal oleh kelompok ras atau etnis yang kurang terwakili, seperti Asia; kulit hitam atau Afrika-Amerika; pribumi atau penduduk asli Amerika/Alaska; Timur Tengah atau Afrika Utara; penduduk asli Hawaii atau kepulauan Pasifik lainnya; ras atau etnis lain yang kurang terwakili.

B2. Peran Kunci Lainnya

Setidaknya enam kru / tim dan posisi teknis lainnya (tidak termasuk Asisten Produksi) berasal dari kelompok ras atau etnis yang kurang terwakili.

B3. Komposisi kru secara keseluruhan

Setidaknya 30 persen kru film berasal dari kelompok yang kurang terwakili berikut, seperti: perempuan; kelompok ras atau etnis; LGBT; disabilitas kognitif atau fisik seperti tuli atau kesulitan mendengar.

Standar C: Akses dan Peluang Industri

C1. Peluang magang dan magang berbayar

Perusahaan distribusi atau pembiayaan film tersebut telah membayar peserta magang atau magang yang berasal dari kelompok yang kurang terwakili berikut dan memenuhi kriteria di bawah ini, seperti: perempuan; kelompok ras atau etnis; LGBT; disabilitas kognitif atau fisik seperti tuli atau kesulitan mendengar.

C2. Peluang pelatihan dan pengembangan keterampilan (kru)

Perusahaan produksi, distribusi dan atau pembiayaan film tersebut menawarkan pelatihan dan atau peluang kerja untuk pengembangan keterampilan di bawah garis kepada orang-orang dari kelompok yang kurang terwakili, seperti: perempuan; kelompok ras atau etnis; LGBT; disabilitas kognitif atau fisik seperti tuli atau kesulitan mendengar.

Standar D: Pengembangan Audiens

D1. Representasi dalam pemasaran, publisitas, dan distribusi

Studio dan atau perusahaan film memiliki beberapa eksekutif senior internal dari kelompok-kelompok yang kurang terwakili berikut ini (harus menyertakan individu dari kelompok ras atau etnis yang kurang terwakili) dalam tim pemasaran, publisitas, dan atau distribusi mereka.

Kelompok tersebut adalah perempuan, kelompok ras atau etnis: Asia; kulit hitam atau Afrika-Amerika; pribumi atau penduduk asli Amerika/Alaska; Timur Tengah atau Afrika Utara; penduduk asli Hawaii atau kepulauan Pasifik lainnya; ras atau etnis lain yang kurang terwakili.

Selain itu, ada juga dari LGBT; disabilitas kognitif atau fisik seperti tuli atau kesulitan mendengar.

Sebagai informasi tambahan, Oscar memperpanjang syarat kelayakan 2020 hingga 28 Februari 2021 karena adanya pandemi COVID-19. Sementara Ajang Academy Awards ke-93 saat ini dijadwalkan berlangsung 25 April 2021.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts