Jangan Dianggap Remeh, 7 Bahaya Ini Bakal Menyerang Jika Sinusitis Kalian Tak Segera Diobati
Pixabay
Health

Senis sinusitis yang paling umum terjadi dan umumnya berlangsung selama 2-4 minggu, Namun ada juga sinusitis akut yang harus diobati. Sinusitis yang tidak segera ditangani, dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya.

WowKeren - Beberapa orang mungkin sudah enggak asing lagi dengan penyakit sinusitis. Sinusitis adalah peradangan pada dinding sinus yang merupakan rongga kecil berisi udara dan terletak pada struktur tulang wajah. Saat terinfeksi, rongga ini terisi lendir dan terjadi pembengkakan selaput lendir, sehingga membuat sumbatan.

Sinusitis disebabkan oleh infeksi kuman. Kondisi ini lebih rentan dialami oleh perokok, atau orang yang sering berenang. Sinusitis juga dapat dipicu oleh kondisi medis tertentu, misalnya polip hidung dan rinitis alergi.


Jenis sinusitis yang paling umum terjadi dan umumnya berlangsung selama 2-4 minggu, Namun ada juga sinusitis akut yang harus diobati. Sinusitis yang tidak segera ditangani, dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya, misalnya infeksi otak hingga hilangnya kemampuan indera penciuman secara permanen.

Untuk itu berikut tim WowKeren rangkum 7 bahaya yang akan menyerang kalian jika tak segera mengobati sinusitis. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Sinusitis Kronis


Sinusitis Kronis

Sinusitis yang umum biasanya dapat sembuh dalam waktu beberapa minggu atau hari setelah diobati. Akan tetapi, pada kasus tertentu, sinusitis akut bisa berkembang menjadi sinusitis kronis. Sinusitis kronis bisa berlangsung selama lebih dari 3 bulan loh.

Selain itu, sinusiti kronis lebih sering terjadi pada kasus sinusitis yang tidak diobati sejak awal. Pada kasus tertentu, jenis sinusitis ini bisa berlangsung selama lebih dari 12 minggu, dan dapat berlanjut hingga berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun loh.

2. Sakit Kepala Berat


Sakit Kepala Berat
Freepik

Ketika sinus meradang, ruang udara dalam rongga hidung ini akan membengkak, membuat lebih banyak lendir, dan saluran yang mengalirkannya bisa tersumbat. Penumpukan tekanan pada sinus dapat menyebabkan rasa sakit yang terasa seperti sakit kepala.

Kalian akan merasakan sakit yang dalam dan konstan di tulang pipi, dahi, atau pangkal hidung kalian. Rasa sakit biasanya semakin kuat ketika kalian menggerakkan kepala tiba-tiba atau mengejan. Namun jenis sakit kepala berulang, seperti migrain atau sakit kepala tegang, sering disalahartikan sebagai sakit kepala sinus.

3. Infeksi Rongga Mata


Infeksi Rongga Mata

Infeksi rongga mata atau selulitis orbita merupakan kondisi terjadinya infeksi pada jaringan bagian belakang rongga mata. Kondisi ini merupakan komplikasi paling sering dari sinusitis yang ditandai dengan pembengkakan kelopak mata, gangguan penglihatan, sulit menggerakkan bola mata, dan gangguan mata lainnya berdasarkan dengan lokasi infeksinya.

Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan daya lihat, dan bahkan kebutaan permanen. Infeksi ini merupakan kondisi gawat darurat yang membutuhkan pengobatan segera. Apabila Anda mendapati pembengkakan pada kelopak mata yang disertai demam, cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter.

4. Infeksi Pembuluh Darah Sekitar Sinus


Infeksi Pembuluh Darah Sekitar Sinus
Pixabay

Sinus yang tak kunjung ditangani juga bisa menyebabkan infeksi pembuluh darah di sekitar sinus atau trombosis rongga sinus. Ini merupakan kondisi tersumbatnya pembuluh darah di sekitar rongga sinus, sehingga aliran darah di bagian tersebut tidak lancar.

Selain karena sinusitis, kondisi trombosis rongga sinus juga bisa disebabkan oleh infeksi gigi yang parah. Penyumbatan pembuluh darah di sekitar rongga sinus biasanya akan menimbulkan gejala berupa turunnya kelopak mata, nyeri di sekitar mata dan wajah, sakit kepala, serta demam.

5. Osteomielitis


Osteomielitis

Sinusitis juga berpotensi menyebabkan osteomielitis jika tak diobati. Osteomielitis merupakan infeksi pada tulang bagian depan kepala yang menyebabkan pembengkakan kelopak mata, demam tinggi, sakit kepala hebat, mual dan muntah dan rasa nyeri saat melihat cahaya. Diagnosis dari komplikasi sinusitis kronis yang satu ini perlu dipastikan dengan CT scan.

Osteomielitis yang tidak ditangani dengan tepat bisa menimbulkan berbagai komplikasi. Kompilasi itu seperti osteonekrosis yakni infeksi pada tulang yang menghambat sirkulasi darah di dalam tulang, artritis septik yakni nfeksi di dalam tulang yang bisa menyebar ke sendi terdekat atau bahkan kanker kulit. Selain menggunakan antibiotik, penangananya membutuhkan tindakan operasi dan pengeringan cairan pada sinus.

6. Hilangnya Daya Penciuman


Hilangnya Daya Penciuman

Peradangan pada hidung dan pembengkakan saraf yang digunakan sebagai indra penciuman atau anosmia. Kehilangan kemampuan ini bisa terjadi sementara, atau bahkan permanen. Anosmia juga bisa terjadi karena adanya kerusakan pada otak atau saraf penciuman.

Pada kasus yang lebih serius seperti polip hidung dan sunusitis, dokter mungkin akan memberi saran untuk melakukan tindakan operasi pengangkatan polip. Tindakan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi indra penciuman penderita anosmia.

7. Meningitis


Meningitis

Selain berisiko bermuara di mata dan hidung, bahaya sinusitis lainnya yakni masalah pada otak. Pada kasus yang jarang terjadi, infeksi jamur atau bakteri pada sinus dapat menyebar ke otak sehingga menimbulkan peradangan pada selaput yang menyelimuti otak dan sumsum tulang belakang (meningitis). Infeksi yang menyebar ke otak juga berisiko memicu abses pada organ ini.

Apabila infeksi sinus sudah menyebar ke otak, penderitanya akan menunjukkan gejala seperti kebingungan, rasa kantuk berlebih, sakit kepala yang parah, atau leher kaku. Sinusitis yang tidak diobati dan dibiarkan begitu saja akhirnya bisa berkembang menjadi kanker sinus atau tumor sinusitis ganas.

Di sisi lain, intip juga beberapa kombinasi jus buah dan sayur yang kaya vitamin dan berguna buat kulit kalian di sini. Simak juga artikel ini untuk mengetahui beberapa penyakit yang mengintai kesehatanmu jika terlalu sering tidur di lantai.

You can share this post!

Related Posts