Choiza Banjir Hujatan Usai Dokumenter Sulli Tayang, PD Buka Suara
TV
Film Dokumenter Sulli

Begitu dokumenter tayang, netizen membanjiri Instagram Choiza, mantan pacar Sulli dengan banyak komentar negatif. Banyak yang merasa jika Choiza menjadi salah satu alasan Sulli menderita

WowKeren - MBC menayangkan dokumenter tentang mendiang Sulli yang berjudul "Why was Sulli Uncomfortable?" pada Kamis (10/9). Program ini menampilkan wawancara ibu Sulli dan Tiffany SNSD (Girls' Generation) serta cuplikan video semasa mantan member f(x) itu masih hidup.

Namun begitu tayang, netizen langsung membanjiri Instagram Choiza, mantan pacar Sulli dengan banyak komentar negatif. Banyak yang merasa jika Choiza menjadi salah satu alasan Sulli menderita dan akhirnya memutuskan mengakhiri hidup.

Karena banyaknya hujatan itu, PD "Why was Sulli Uncomfortable?" bernama Lee Mo Hyun akhirnya buka suara. Sang PD membela Choiza dan mengatakan jika sebenarnya ibu Sulli merasa senang karena putrinya mendapatkan kebahagiaan ketika berpacaran dengan Choiza.

"Ini adalah dokumenter tentang kehidupan Sulli. Hubungan Sulli dengan Choiza yang terungkap ke publik merupakan momen penting dalam hidupnya. Dia memiliki kontroversi sebelumnya, tetapi baru setelah hubungan itu dia menjadi sasaran komentar kebencian yang berlebihan," ujar PD Lee Mo Hyun.

"Namun yang terpenting adalah Sulli tidak pernah melakukan kejahatan dan media sosialnya adalah ruang pribadinya sendiri. Dia benar-benar menjadi dirinya sendiri di dunia yang memberitahunya, 'Idol harus bertindak dengan cara tertentu'," sambung PD Lee Mo Hyun.


"Kehidupan percintaannya juga merupakan pilihan pribadinya. Ini tidak seperti mereka menikah. Apakah perbedaan usia menjadi masalah jika seorang pria dan wanita saling mencintai dan berkencan dengan bahagia? Kupikir baik Choiza dan Sulli adalah korban dari hubungan itu," imbuh PD Lee Mo Hyun.

"Aku tidak tahu bahwa Choiza akan menjadi sasaran komentar kebencian yang berlebihan setelah penayangan dokumenter. Dokumenter itu tidak tentang menjadikan orang menjadi target seperti itu, jadi kupikir orang-orang salah paham jika itu yang terjadi," lanjut PD Lee Mo Hyun.

"Melalui dokumenter ini, aku ingin menunjukkan bahwa alasan mengapa begitu banyak orang merasa tidak nyaman dengan Sulli dan alasan dia dinilai oleh begitu banyak orang adalah karena persepsi kami yang sempit tentang seperti apa idol wanita," sambung PD Lee Mo Hyun.

"Itu seharusnya membuat kita merenungkan prasangka kita. Aku berharap tidak ada orang yang dikritik. Alasan kematiannya rumit. Itu bukan karena satu alasan seperti komentar kebencian atau hubungannya. Dia memiliki banyak kecemasan, dia terasing dari keluarganya dan banyak hal di sekitarnya yang sulit," imbuh PD Lee Mo Hyun.

"Tidak benar untuk mengatakan bahwa satu hal atau satu orang bertanggung jawab atas kematiannya. Pada akhirnya, jika kita hanya menjadikan satu orang sebagai target, maka tidak ada perubahan dari masa lalu yang tragis dan hal-hal menyakitkan yang akan terus terjadi," tambah PD Lee Mo Hyun.

"Kami tidak berniat mengkritik Choiza dalam dokumenter itu. Sulli sangat mencintai Choiza. Dia adalah seseorang yang memberinya kekuatan, jadi kami menyebut dia dalam dokumenter, tidak pernah berpikir bahwa dia akan mendapat komentar kebencian sebagai tanggapan. Ibu Sulli senang Sulli menemukan seseorang saat dia kesepian dan berterima kasih padanya karena telah membuatnya bahagia. Bagian itu telah diedit dari siaran untuk masalah waktu," pungkas PD Lee Mo Hyun.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts