Disnaker DKI Sebut 84 Wartawan MNC Group Positif COVID-19
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI Jakarta, Andri Yansyah, pun mengungkapkan bahwa gedung MNC sudah ditutup selama tiga hari sejak 9 September 2020 lalu.

WowKeren - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengungkapkan ada 88 orang di Gedung MNC Group yang dinyatakan positif terjangkit virus corona (COVID-19). Menurut Andri, puluhan kasus COVID-19 tersebut ditemukan usai para karyawan MNC Group mengikuti tes swab yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) pada 7 September 2020 lalu.

Adapun 84 orang di antaranya merupakan wartawan yang bertugas di lapangan. "Di mana hasilnya keluar pada Rabu 9 September 2020 terdapat 88 yang terkonfirmasi positif COVID-19, dengan rincian 84 orang sebagai wartawan iNews yang tidak pernah ke kantor/tugas lapangan, dan empat orang bukan karyawan MNC," ungkap Andri dilansir Kumparan, Sabtu (12/9).

Atas temuan tersebut, Andri mengungkapkan bahwa gedung MNC Group sudah ditutup selama tiga hari sejak 9 September 2020 lalu. Seluruh area dan ruangan di dalam gedung pun disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

"Pada tanggal 9 dan 10 sampai dengan 11 September dilakukan penutupan sementara di gedung iNews dan penyemprotan desinfektan seluruh lantai," ungkap Andri.

Saat ini, pihak MNC telah menerapkan kerja dari rumah alias work from home (WFH) bagi para karyawannya. Andri juga menyatakan bahwa pihak Disnaker DKI telah melakukan pemeriksaan dan mengunjungi lokasi secara langsung.


"Sudah diterapkan WFH kepada seluruh karyawan," tutur Andri. "Kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan."

Sementara itu, pentingnya protokol kesehatan di area perkantoran juga ditekankan oleh Andri. Menurut Andri, optimalisasi satuan tugas internal perusahaan perlu diupayakan untuk mengingatkan gerakan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Laporkan segera ke dinas kesehatan atau Disnaker apabila ada karyawan terkonfirmasi positif COVID-19," pungkas Andri. "Sehingga kami segera dengan cepat mengambil langkah penanganan dan pencegahannya."

Di sisi lain, lingkungan perkantoran memang berpotensi menjadi salah satu sumber penularan COVID-19 yang cukup tinggi. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito sempat menyebut protokol kesehatan di kantor masih belum benar sehingga kerap memunculkan klaster baru.

Menurut Wiku, jam makan siang menjadi momen paling rentan terjadinya penularan virus corona. Hal ini terjadi lantaran masker pastinya dibuka saat makan dan banyak pegawai juga asyik berbincang- bincang.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts