Usai PKL Malioboro, Kini Pedagang Di Pasar Beringharjo Yogya Positif Corona
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Setelah kasus PKL Malioboro, Pemerintah Kota Yogyakarta melaporkan ada pedagang di Pasar Beringharjo yang terinfeksi virus corona. Begini kronologi dari kasus baru ini.

WowKeren - Kasus pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Apalagi, sebanyak 6 orang dilaporkan ikut tertular dari PKL Malioboro itu.

Belum selesai kasus pelacakan dari kasus PKL tersebut, kini salah satu pedagang di Pasar Beringharjo juga dilaporkan terinfeksi COVID-19. Pedagang ini diketahui setiap harinya berjualan di lapak sayuran Pasar Beringharjo.

Kasus baru ini diungkapkan langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwardi. Ia menjelaskan kronologi temuan kasus COVID-19 baru ini bermula setelah pedagang tersebut mengalami gejala batuk-batuk.

Pada akhir Agustus lalu, pedagang ini kemudian diminta untuk beristirahat di rumah. Ia kemudian menjalani rapid test dan mendapat hasil reaktif. Setelah mendapat hasil reaktif, pedagang sayur ini di-swab test dan dipastikan terinfeksi virus corona.


”Pedagang itu awalnya bergejala batuk. Lalu akhir Agustus diminta istirahat di rumah,” jelas Heroe seperti dilansir dari Kumparan, Senin (14/9). “Kemudian menjalani rapid test ternyata reaktif, dan tes swab dengan hasilnya positif.”

Dampak dari kasus ini, Pemkot Yogyakarta langsung menutup sebagian Pasar Beringharjo. Lapak pedagang sayur yang positif terinfeksi virus corona itu juga akan disterilisasi pada Selasa (15/9) hari ini.

Selain itu, seluruh lapak di Pasar Beringharjo bagian timur akan disemprot disinfektan dan seluruh kegiatan di area tersebut diliburkan. “Perlu diketahui bahwa pasar Beringharjo ada banyak tempat yang terpisah gedungnya,” kata Heroe.

Heroe menjelaskan jika Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Yogyakarta langsung melakukan pelacakan (tracing) terhadap orang-orang yang diduga berkontak dengan pedagang tersebut. Setidaknya sudah ada 18 orang yang diperiksa oleh Satgas COVID-19.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts