Terjadi Penurunan Kasus COVID-19, Korsel Longgarkan Pembatasan
Dunia
Pandemi Virus Corona

Pemerintah Korea Selatan mulai melonggarkan serangkaian pembatasan di Seoul usai mencatat penurunan kasus harian COVID-19 dalam waktu sebulan terakhir. Pemerintah setempat juga melonggarkan aturan jarak fisik.

WowKeren - Pemerintah Korea Selatan mulai melonggarkan serangkaian pembatasan di Seoul. Keputusan tersebut diambil setelah tercatat adanya penurunan kasus harian COVID-19 di Negeri Ginseng.

Penurunan kali ini tercatat sebagai yang terendah dalam sebulan terakhir. Hal ini membuat pemerintah setempat melonggarkan aturan jarak fisik. Pelonggaran ini sekaligus upaya untuk memperbaiki sektor perekonomian.

Dikutip dari Associated Press, pelonggaran ini secara resmi berlaku mulai Senin (14/9) kemarin selama dua pekan. Kafe dan toko roti diizinkan untuk menerima pelanggan untuk makan dan minum di tempat.

Larangan jam operasional kafe dan restoran hingga jam 9 malam juga telah dicabut. Sedangkan pusat kebugaran dalam ruangan dan kegiatan akademisi baru dibuka kembali setelah sekolah dapat dibuka. Aturan untuk membuka kembali bisnis tetap harus memberlakukan aturan jaga jarak, membatasi kursi antar pengujung dan wajib mengenakan masker.


Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan melaporkan pada Senin (14/9) ada penambahan 109 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Penambahan ini menjadikan total kasus COVID-19 menjadi 22.285 dengan 363 kematian. Selama 12 hari berturut-turut Korea Selatan mencatat penurunan harian kasus corona.

Sebelumnya, terjadi penambahan kasus COVID-19 secara pesat pada pertengahan Agustus lalu. Dimana lonjakan kasus baru corona pada Agustus lalu, sekitar 332 kasus baru dalam 24 jam.

Angka tersebut bahkan tertinggi sejak Korsel melaporkan pandemi COVID-19 pada awal Maret lalu. Demi menghentikan laju pertumbuhan kasus infeksi virus corona Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDC) memberlakukan pembatasan tingkat 2 dengan melarang pertemuan gereja secara langsung dan menutup kelab malam, restoran prasmanan, dan warnet.

Di Korea Selatan sendiri, terdapat tiga tingkatan pembatasan sosial dimana tingkat pertama merupakan yang paling longgar dan tingkat 3 adalah yang paling ketat. Adapun pemberlakukan pembatasan tingkat 3 apabila penyebaran kasus baru tidak segera melambat dalam waktu dekat.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts