Perampok di India Patuh Ikuti Protokol COVID-19 Sebelum Jarah Uang dan Perhiasan
Pixabay
SerbaSerbi
Pandemi Virus Corona

Peristiwa perampokan dengan protokol kesehatan tersebut terjadi di sebuah toko emas di Aligarh, negara bagian Uttar Pradesh, India, pada Jumat (11/9) siang.

WowKeren - Protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan menjaga kebersihan tangan kini sangat penting di masa pandemi virus corona (COVID-19). Bahkan, sekelompok perampok di India juga turut menerapkan protokol pencegahan COVID-19 ini sebelum melancarkan aksinya.

Peristiwa perampokan ini terjadi di sebuah toko emas Aligarh, negara bagian Uttar Pradesh, India pada Jumat (11/9) siang. Rekaman CCTV peristiwa tersebut menjadi viral karena perilaku kelompok perampok itu bisa dibilang cukup unik.

Dalam video yang turut dibagikan oleh akun Twitter milik jurnalis India, Alok Pandey, tampak tiga orang pria yang mengenakan masker memasuki toko emas tersebut. Mereka bahkan patuh menggunakan cairan antiseptik atau hand sanitizer terlebih dahulu sebelum akhirnya mengeluarkan senjata api.

Para perampok tersebut lantas meminta staf toko untuk memasukkan perhiasan yang ada ke dalam tas mereka. Ketiga pria tersebut tampak berhasil mengumpulkan emas dan uang tunai yang ada di toko tersebut sebelum melarikan diri.

Twitter/@alok_pandey


Aksi perampokan tersebut terjadi dengan cepat dan bahkan kurang dari satu menit. Melansir World of Buzz, polisi setempat memperkirakan para perampok itu mengambil uang sebesar 30.000-40.000 rupee atau sekitar Rp 5-6 juta, dan perhiasan senilai 40 lakh atau sekitar Rp 800 juta.

Polisi Aligarh menyatakan akan bertindak cepat dan telah membentuk tim khusus untuk mengusut kasus tersebut. "Dengan bantuan rekaman CCTV kami akan segera menyelesaikan kasus dan menangkap pelaku," tutur Kepala Kepolisian Aligarh, Muniraj, dilansir NDTV.

Di sisi lain, video perampokan unik ini menuai beragam komentar dari netizen. Mulai dari yang bernada bercanda hingga serius.

"Budaya pakai masker dan kebersihan di masyarakat kita membuatku bangga! Bersama kita bisa melawan COVID-19!" komentar akun "ni***_v". "Perampok Ardash di masa COVID-19! Mereka mungkin bisa ikut tampil di iklan Kementerian Kesehatan," tambah akun "ca***ly"

"Jika posisi ekonomi India begini terus, kasus serupa bisa bertambah banyak karena orang-orang yang tak punya makanan atau tempat untuk tidur tidak akan mempedulikan apa pun untuk mendapatkannya. Jadi masalah sosial lain yang disebabkan oleh inefisiensi pemerintah Modi adalah meningkatnya kasus kriminal," tulis akun "PV***ai" "Dua perampok itu tidak mengenakan masker dengan benar, hidung mereka tidak tertutupi," akun "bh***ek"

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts