Bertambah 3.507 Positif Corona, Tak Ada Provinsi Indonesia yang Nol Kasus Baru
Pixabay
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Data pada Selasa (15/9) hari ini menyatakan ada 3.507 kasus positif COVID-19 baru di Indonesia yang secara mengejutkan tersebar merata di seluruh provinsi. Begini data selengkapnya.

WowKeren - Indonesia kembali mencatatkan tambahan 3 ribu lebih kasus positif COVID-19 dalam sehari pada Selasa (15/9). Dilansir dari infografis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai hari ini total akumulatif kasus positif COVID-19 mencapai 225.030 orang usai bertambah 3.507.

Bertambah 3.507 Positif Corona, Tak Ada Provinsi Indonesia yang Nol Kasus Baru-1

Twitter/BNPB

Penambahan sampai kepala tiga seperti sudah menjadi "makanan harian" setidaknya dalam sepekan belakangan. Namun perkembangan kasus hari ini cukup menyita perhatian karena tak ada satu pun provinsi yang mencatatkan nol tambahan kasus baru.

Padahal biasanya ada setidaknya 1-2 provinsi yang tak mengonfirmasi kasus baru. Namun ternyata hari ini semua melaporkan kasus baru, dengan Bangka Belitung dan Sulawesi Tengah menjadi yang paling sedikit yakni 1 pasien positif.

Bertambah 3.507 Positif Corona, Tak Ada Provinsi Indonesia yang Nol Kasus Baru-2

Twitter/BNPB


Sedangkan DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan tambahan kasus harian terbanyak se-Indonesia, yakni mencapai 1.076 orang. Angka ini kemudian diikuti Jawa Timur dengan 378 orang, Jawa Barat dengan 347 kasus, Sumatera Utara dengan 249 pasien, dan terakhir Jawa Tengah dengan 198.

Bila dibandingkan data Senin (14/9) kemarin, maka ada peningkatan kasus baru COVID-19 hari ini. Sayangnya hal ini tak tercermin pada data kasus sembuh yang malah menurun menjadi 2.660 orang, sehingga total kumulatifnya adalah 161.065 kasus.

Bertambah 3.507 Positif Corona, Tak Ada Provinsi Indonesia yang Nol Kasus Baru-3

Twitter/BNPB

Sementara peningkatan kembali tercatat dari segi jumlah kasus meninggal. Kementerian Kesehatan mengonfirmasi ada 124 tambahan kasus meninggal COVID-19 pada hari ini, sehingga totalnya adalah 8.965 orang.

Jika melihat peta persebarannya, Ibu Kota masih menjadi daerah dengan jumlah kasus sembuh terbanyak yakni mencapai 981 orang. Sementara untuk provinsi dengan jumlah kasus meninggal terbanyak dipegang oleh Jawa Timur dan DKI Jakarta secara seimbang dengan 32 jiwa.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts