Jokowi Diminta Copot Ahok Dari Jabatan Usai Bongkar Aib Pertamina
Twitter/jokowi
Nasional

Presiden Joko Widodo diminta untuk mencopot Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok dari jabatannya karena dinilai telah membongkar air Pertamina dan membuat gaduh.

WowKeren - Kinerja Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok sebagai Komisiaris Utama (Komut) PT Pertamina mendapatkan kritikan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade meminta Presiden Joko Widodo untuk mencopot Ahok dari jabatannya.

Andre menilai jika Ahok telah membuat Pertamina gaduh. Ia menyebut Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut telah membongkar air Pertamina. Oleh sebab itu, Andre menilai tidak ada alasan bagi Jokowi untuk terus mempertahankan Ahok sebagai Komut Pertamina.

”Menurut saya sebagai anggota DPR Komisi VI, ya, yang mitra BUMN bahwa tidak gunanya Presiden mempertahankan Pak Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komut Pertamina,” kata Andre seperti dilansir dari Detik, Selasa (15/9). “Kenapa? Pertama, ya, yang bersangkutan selalu membikin gaduh.”

Andre Rosiade Kritik Ahok

Twitter


Kritikan Andre ini bermula dari pernyataan Ahok yang membuka aib manajemen Pertamina. Ahok mengungkapkan ada direksi Pertamina yang hobi melobi menteri sehingga membuatnya geram.

”Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri,” kata Ahok melalui akun YouTube POIN seperti dilansir dari Detik, Selasa (15/9). “Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian.”

Andre sendiri menyayangkan pernyataan Ahok tersebut. Menurutnya, Ahok sebagai Komut Pertamina seharusnya fokus dalam memperbaiki masalah internal di Pertamina dan bukan malah mengumbarnya ke publik.

”Seharusnya komut itu kalau ada masalah, perbaikan, dia selesaikan di internal atau laporkan ke Menteri BUMN, tidak mengumbar ke keluar,” kritik Andre. “Sehingga menimbulkan kegaduhan dan memberikan citra negatif kepada Pertamina yang berjuang di semester kedua tahun 2020 ini untuk mengembalikan, mendapatkan keuntungan setelah di semester pertama rugi kan.”

”Nah, untuk perbaikan ke depan, ya, saya usulkan sebagai mitra di Komisi VI DPR, saya usul Pak Jokowi lebih baik (Ahok) dicopot saja lah, supaya tidak menimbulkan kegaduhan,” sambungnya. “Dan kalau direcoki dengan pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kegaduhan dan citra negatif ke Pertamina itu kan nggak baik perusahaan, bagi korporasi. Kok komisaris malah bikin gaduh, komut malah memberikan citra negatif. Jadi lebih baik copot saja.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts