Risma Sediakan Tes Swab Murah Meriah, Gratis untuk Warga Surabaya
Instagram/sapawargasby
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Setiap harinya Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) mampu memeriksa hingga 2.000-4.000 sampel. Untuk hasilnya bisa diketahui 2 hingga 3 hari setelahnya.

WowKeren - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Jalan Gayungsari Nomor 124, pada Selasa (15/9). Risma mengatakan jika laboratorium semacam itu umumnya hanya ada di tingkat provinsi.

"Saya berkali-kali memonitor pembangunan ini," kata Risma seperti dilansir Suara Surabaya, Rabu (16/9). "Mungkin hanya kita saja yang punya laboratorium seperti ini untuk tingkat kota dan kabupaten. Biasanya ada di tingkat provinsi."

Laboratorium ini akan digunakan untuk memfasilitasi warga Surabaya yang perlu melakukan tes swab. Terutama mereka yang sering bolak-balik keluar kota. Layanan lab ini dibuka selama 24 jam.

Setiap harinya, lab ini mampu memeriksa hingga 2.000-4.000 sampel. Untuk hasilnya bisa diketahui 2 hingga 3 hari setelahnya. Khusus untuk pengusaha dan sopir yang bolak-balik luar kota, ada tes yang hasilnya bisa ditunggu dalam waktu 1,5 jam.


"Seperti sopir atau pengusaha yang sering luar kota dan mungkin datangnya malam-malam," ungkap Risma. "Saya harap sebelum masuk rumah tes dulu di sini. Ini buka 24 jam nonstop."

Sehingga warga yang hendak masuk ke rumah masing-masing bisa memastikan dirinya aman. Tak perlu khawatir dengan biaya tes swab yang pada umumnya mahal, warga Surabaya bisa mendapatkan layanan tes swab secara gratis.

"Kasihan keluarganya nanti kalau tertular, apalagi ini tesnya gratis untuk warga Kota Surabaya," kata Risma. Sementara itu untuk warga yang ber-KTP bukan Surabaya tetap bisa melakukan tes swab namun dikenai biaya. Kendati demikian, biayanya juga relatif terjangkau jika dibandingkan di tempat lainnya.

"Meskipun peralatannya kami diberi BNPB dan swasta, tapi di Perda kami ada ketentuan biaya Rp 120 ribu," ujar Risma menjelaskan. "Saya kira itu sudah sangat murah sekali."

Seperti diketahui, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo bahkan mengakui jika ada RS yang mematok harga tes PCR swab sampai di atas Rp 2,5 juta. Hal ini disebabkan karena belum adanya standar biaya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts