Kabar Baik! Zona Merah di Jatim Tinggal 6 Wilayah, Surabaya Tidak Termasuk
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Peta zonasi Kabupaten/Kota mencatat penurunan risiko penularan COVID-19 di 34 kabupaten-kota dari yang sebelumnya zona merah berubah menjadi zona oranye

WowKeren - Berdasarkan peta risiko (zonasi) Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah dimutakhirkan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 RI, sampai hari Minggu (13/9), zona merah di Indonesia menjadi 41 wilayah dari sebelumnya sebanyak 70 kabupaten/kota.

Salah satunya adalah Jawa Timur. Kabar baiknya lagi, jumlah wilayah yang berstatus zona merah di provinsi ini kian berkurang hingga tersisa 6 daerah saja.

Adapun 6 daerah yang dimaksud adalah Banyuwangi, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan, Sidoarjo, serta Kota Malang. Sedangkan Surabaya yang sempat menjadi episenter penyebaran corona di Jatim kini berstatus zona oranye.

"Ini kabar baik," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dilansir Antara, Rabu (16/9). "Dengan penurunan jumlah zona merah yang turun dari 70 menjadi 41 kabupaten-kota."

Saat awal pekan lalu, terjadi penurunan risiko penularan COVID-19 di 34 kabupaten-kota. Kota-kota tersebut beralih statusnya menjadi zona oranye, turun dari sebelumnya yang merupakan zona merah.


Hal ini membuat jumlah kota atau kabupaten yang berstatus zona oranye meningkat. Dari sebelumnya yang hanya ada 267 kini menjadi 293. Adapun pemutakhiran peta risiko ini dilakukan setiap dua pekan sekali.

Sementara itu, zona oranye juga disumbang dari daerah yang sebelumnya berzona hijau. Untuk itu, Wiku meminta agar hal ini benar-benar diperhatikan.

"Zona oranye mohon betul-betul untuk memperhatikan agar pengendalian kasusnya diperhatikan," tutur Wiku. "Dan protokol kesehatan dijalankan agar zonanya menjadi zona ringan dan tidak ada kasus baru lagi."

Sementara itu, wilayah berstatus zona kuning juga mengalami penambahan. Dan untuk zona hijau, jumlahnya berkurang dari yang sebelumnya 25 wilayah kini tinggal 22 wilayah.

"Zona hijau (wilayah tidak terdampak) dari 25 sekarang tinggal 22 yang tidak ada kasusnya," ungkap Wiku. "Kami mohon daerah-daerah di 22 kabupaten/kota (yang sudah hijau) betul-betul dijalankan protokolnya."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts