Ada 17 Menteri Tangani Masalah Stunting, Menko Muhadjir: Pada Akhirnya Kurang Keurus
Twitter/muhadjir_ef
Nasional

Menko PMK Muhadjir Effendy menilai perlu dilakukan perubahan birokrasi agar jelas mana kementerian yang diberi amanah untuk fokus menyelesaikan persoalan ini.

WowKeren - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyoroti masalah stunting di Indonesia. Ia mengaku telah melaporkan persoalan ini kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Muhadjir melihat jika ada terlalu banyak kementerian yang mengurusi persoalan stunting ini. Bahkan ada belasan kementerian yang diberi amanah untuk menangani masalah ini. Padahal menurut Muhadjir, banyaknya pihak yang diserahi tanggung jawab justru membuat persoalan ini tak kunjung usai.

"Tantangannya adalah, jumlah kasus stunting di negara kita ini masih sangat tinggi," kata Muhadjir melalui keterangan tertulis, Selasa (15/9). "Bukan hanya itu, yang mengurusi soal stunting terdapat 17 kementerian."

Terlalu banyaknya kementerian yang mengurusi justru membuat persoalan stunting terbengkalai, alih-alih selesai. "Artinya 'terlalu banyak tangan' pada akhirnya kurang keurus," ucapnya.


Lebih jauh, ia pun mengatakan jika untuk menangani persoalan stunting ini perlu dilakukan perubahan pada alur birokrasi. Sehingga dengan begitu bisa diperjelas kementerian mana yang diberi amanah untuk fokus menyelesaikan persoalan ini.

"Hal ini sudah saya sampaikan kepada Presiden Jokowi agar dilakukan perombakan birokrasi," ujarnya melanjutkan. "Sehingga jelas kementerian manakah yang paling bertanggung jawab dalam menangani hal ini."

Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebut ada banyak sekali program di kementerian maupun lembaga yang penggunaan anggarannya jauh dari manfaat program yang seharusnya. Salah satunya pada program penanggulangan stunting.

"Misalnya program stunting, itu saya bisa zoom terus data anggarannya," kata Suharso saat rapat dengan Komisi XI di gedung DPR, Jakarta beberapa waktu lalu. "Ada salah satu kementerian ikut program stunting tapi dia mengerjakan pagar puskesmas."

Program stunting memang bisa dikerjakan di banyak kementerian. Sebab, penyebab stunting ini juga bermacam-macam. Misalnya di suatu daerah yang memiliki angka stunting tinggi ternyata disebabkan karena permasalahan air bersih. Maka di sini bukan Menteri Kesehatan yang akan turun tangan, melainkan Menteri Perumahan Umum dan Pekerjaan Rakyat.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts