Sempat Dimaki 'Artis Corona', Pasien Positif Pertama RI Curhat Pernah Diseret ke Konspirasi Politik
Instagram/sitatyasutami
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Presiden Joko Widodo mengumumkan pasien pertama COVID-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu. Pasien tersebut mendapat perawatan di RSPI Sulianto Suroso dan dinyatakan sembuh pada 16 Maret 2020 lalu.

WowKeren - Pasien pertama kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia, Sita Tyasutami atau yang dulu dikenal dengan sebutan Pasien 01, kerap membagikan kisahnya usai dinyatakan sembuh sekitar enam bulan lalu. Menurut Sita, pandemi corona memang sering dikaitkan ke teori konspirasi hingga masalah politik.

"Memang betul corona ini dikaitkan dengan konspirasi dan politik, karena aku ngalamin langsung," tutur Sita dilansir detikcom pada Sabtu (19/9). "Karena aku dibawa-bawa ke politik juga karena kasus satu ya."

Sitta mengaku sempat ada narasi yang mengatakan bahwa dirinya adalah bagian dari settingan pemerintah. Sitta bahkan mengaku sempat dimaki sebagai "artis corona".

"Kan di Facebook kan ada notifikasi kalau foto kita di-upload sama orang," ujar Sitta. "Terus aku lihat, loh kok ini kan postingan di bulan Maret yang dikeluarin netizen. Kok keluar lagi? Yang ngatain aku kru artis corona."


Sebagai salah satu penyintas, Sitta menegaskan bahwa COVID-19 memang nyata adanya. Virus corona ini disebutnya tidak berkaitan dengan konspirasi maupun politik.

"Tapi apa pun itu, virusnya itu beneran ada. Bukan diada-adain untuk konspirasi dan politik. Virusnya beneran ada," tegas Sitta. "Kalau enggak ada, ngapain kakakku sampai donor plasma buat dijadiin riset untuk vaksin."

Oleh sebab itu, Sitta mengingatkan bahwa pandemi virus corona ini merupakan tanggungjawab bersama. Sitta menilai pihak yang mengaitkan COVID-19 dengan konspirasi dan mengabaikan protokol kesehatan merupakan orang yang egois.

"It's not about you and me. It is about us. (Ini bukan soal kamu dan aku. Ini soal kita semua)," kata Sitta. "Jadi kalau kalian mengaitkan ini dengan konspirasi dan tidak memperhatikan protokol kesehatan ya kalian sangat egois."

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo mengumumkan Sitta dan ibunya sebagai pasien pertama COVID-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu. Keduanya mendapat perawatan di RSPI Sulianto Suroso selama dua minggu lebih dan dinyatakan sembuh pada 16 Maret 2020 lalu.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts